JAKARTA – Warga DKI Jakarta diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada Minggu (31/5/2026) menyusul prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sejumlah wilayah ibu kota diprediksi mengalami kondisi cuaca yang berbeda-beda, mulai dari hujan ringan hingga langit berawan.
Berdasarkan prakiraan BMKG, Jakarta Selatan menjadi satu-satunya wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hingga sore hari. Kondisi tersebut diperkirakan terjadi dengan suhu udara berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius dan tingkat kelembapan mencapai 58 hingga 91 persen.
Sementara itu, Jakarta Timur diprakirakan mengalami kondisi udara kabur. Meski tidak terdapat potensi hujan signifikan, masyarakat tetap diminta mewaspadai berkurangnya jarak pandang, terutama bagi pengendara yang melintasi ruas jalan padat pada pagi maupun malam hari. Suhu udara di wilayah ini diperkirakan berada pada rentang 25 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan antara 58 hingga 90 persen.
Adapun wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diprediksi didominasi cuaca berawan sepanjang hari. Kondisi tersebut dinilai cukup mendukung aktivitas masyarakat, meski peluang perubahan cuaca secara lokal tetap dapat terjadi sewaktu-waktu.
Secara umum, suhu udara di sebagian besar wilayah Jakarta diperkirakan berada pada kisaran 25 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan yang relatif tinggi juga berpotensi menimbulkan rasa gerah, terutama pada siang hari.
Hujan Ringan Tetap Berpotensi Ganggu Mobilitas
Meski hujan yang diprediksi turun di Jakarta Selatan hanya berintensitas ringan, BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi dampaknya terhadap mobilitas harian. Jalan yang basah dan licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua.
BMKG mengimbau masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan untuk menyiapkan perlengkapan antisipasi cuaca seperti payung atau jas hujan.
“BMKG mengimbau masyarakat membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar,” demikian imbauan yang disampaikan dalam prakiraan cuaca harian.
Selain itu, warga juga diminta menghindari lokasi-lokasi yang berisiko saat hujan terjadi, khususnya ketika disertai petir atau angin kencang.
“Masyarakat diingatkan untuk tidak berteduh di bawah pohon maupun tiang listrik ketika hujan yang disertai petir terjadi,” tulis BMKG.
Pengendara Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Perubahan kondisi cuaca juga menjadi perhatian bagi para pengguna jalan. BMKG menekankan pentingnya kehati-hatian saat berkendara karena permukaan jalan yang licin dapat memicu kecelakaan.
“Pengendara diminta ekstra hati-hati karena jalan licin meningkatkan risiko kecelakaan,” lanjut peringatan BMKG.
Imbauan tersebut menjadi penting mengingat aktivitas masyarakat pada akhir pekan biasanya meningkat, baik untuk keperluan rekreasi, olahraga, maupun perjalanan antarkota.
Pantau Informasi Cuaca Terkini
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi atmosfer bersifat dinamis sehingga prakiraan cuaca dapat mengalami perubahan dalam waktu singkat. Karena itu, masyarakat disarankan untuk terus mengikuti pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.
“Penting bagi masyarakat untuk memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi yang terjadi sewaktu-waktu,” ujar BMKG.
Dengan memantau perkembangan cuaca secara berkala, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan rencana perjalanan maupun aktivitas luar ruang sehingga risiko gangguan akibat perubahan cuaca dapat diminimalkan.