JAKARTA – Erling Haaland merayakan momen bersejarah dalam debutnya pada Piala Dunia 2026 bersama Timnas Norwegia, Rabu (17/6/2026) waktu setempat.
Striker Manchester City tersebut mencetak dua gol (brace) ke gawang Irak dan membawa Norwegia meraih kemenangan meyakinkan 4-1 pada laga pembuka Grup I di Gillette Stadium, Boston.
Haaland membuka keunggulan Norwegia pada menit ke-29. Penyerang berusia 25 tahun itu dengan tenang memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti untuk mencetak gol pertamanya pada ajang Piala Dunia. Ia kemudian menggandakan keunggulan tim pada menit ke-43 setelah memanfaatkan kesalahan kiper Irak, sekaligus memastikan Norwegia menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Selebrasi khas Haaland kembali menjadi sorotan. Dengan senyum lebar dan ekspresi percaya diri, ia merayakan kedua golnya bersama rekan-rekan setim. Tambahan dua gol tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu penyerang paling produktif di dunia, dengan catatan 56 gol dari 51 penampilan bersama Timnas Norwegia.
Dominasi Norwegia pada Laga Pembuka
Norwegia melanjutkan dominasinya pada babak kedua. Leo Østigård menambah keunggulan melalui sundulan terukur, sebelum Kristian Thorstvedt menutup pesta gol timnya dengan gol keempat.
Irak sebenarnya sempat memberikan perlawanan lewat gol Aymen Hussein pada menit ke-39. Namun, tim berjuluk Singa Mesopotamia itu tidak mampu membendung permainan agresif dan efektif yang ditunjukkan Norwegia sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini membawa Norwegia untuk sementara memuncaki klasemen Grup I. Tim yang dipimpin Martin Ødegaard tersebut tampil impresif dan menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kuda hitam di turnamen ini.
Reaksi dan Dampak
Penampilan gemilang Haaland langsung menuai pujian dari berbagai pihak. Legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimović, bahkan disebut memuji performa sang striker yang dinilai semakin mendekati level terbaik para penyerang elite dunia.
Debut impresif ini juga menjadi jawaban atas berbagai kritik yang selama ini mempertanyakan kemampuan Haaland tampil di panggung internasional terbesar. Bagi pecinta sepak bola Indonesia dan Asia, pertandingan ini turut menjadi perhatian karena Irak sebagai wakil Asia harus mengakui keunggulan Norwegia yang tampil lebih matang dan efektif.
Selain itu, laga ini menandai kembalinya Norwegia ke putaran final Piala Dunia setelah hampir tiga dekade absen. Dengan performa yang ditunjukkan pada pertandingan perdana, Haaland kini menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Jika mampu menjaga konsistensinya, penyerang andalan Norwegia tersebut berpeluang besar membawa timnya melangkah jauh sekaligus menorehkan sejarah baru di panggung sepak bola dunia.


