Garuda Tv – Madinah tidak hanya dikenal sebagai kota suci yang menjadi tempat hijrah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, tetapi juga sebagai salah satu sentra produksi kurma berkualitas tinggi di Arab Saudi. Di salah satu perkebunan kurma terbesar di wilayah tersebut, teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini dimanfaatkan untuk menjaga standar mutu produk premium.
Castle Farms, sebuah perkebunan kurma organik di Madinah, menjadi salah satu produsen kurma terbesar dengan luas lahan mencapai sekitar 60 hektare dan memiliki lebih dari 44 ribu pohon kurma. Perkebunan yang dikelola berdasarkan pengalaman tiga generasi sejak tahun 1970 ini mampu menghasilkan sekitar 500 ton kurma setiap tahunnya, termasuk 250 ton kurma organik yang telah mengantongi sertifikasi internasional.
Setelah melalui masa panen tahunan, kurma terlebih dahulu menjalani proses fumigasi guna memastikan buah terbebas dari hama. Selanjutnya, kurma disimpan dalam suhu rendah sebelum memasuki tahap pengolahan.
Proses pembersihan dan penyortiran dilakukan menggunakan mesin yang dilengkapi sensor optik dan teknologi kecerdasan buatan. Sistem tersebut mampu memilah kurma berdasarkan ukuran, berat, kadar air, tingkat kematangan, hingga warna buah.
Melalui teknologi ini, kurma dipisahkan ke dalam berbagai kategori mutu, mulai dari Ajwa premium hingga grade lainnya sesuai standar kualitas yang ditetapkan. Setelah proses tersebut, penyortiran manual tetap dilakukan untuk memastikan hanya produk dengan tampilan terbaik yang dipasarkan kepada konsumen.
Selain membudidayakan kurma Ajwa, Castle Farms juga mengembangkan sejumlah varietas premium lainnya seperti Sukkari, Medjool, Anbara, Safawi, dan Sugai. Produk-produk tersebut dipasarkan ke berbagai negara di dunia.
Strategic Director Castle Farm Dates, Dr. Abdulmoizz Shakeel, mengungkapkan bahwa perusahaan mengekspor lebih dari 500 ton kurma Ajwa setiap tahun ke 25 negara. Indonesia menjadi salah satu pasar terbesar bagi produk kurma mereka di kawasan Asia Tenggara.
“Kami mengekspor sekitar 500 ton lebih hanya untuk Ajwa, selain Sukkari, Medjool, Anbara, Sug’ai, dan semua jenis kurma kerajaan lainnya yang kami ekspor. Salah satu pasar terbesar yang kami miliki adalah Indonesia,” ujar Abdulmoizz Shakeel.
Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam industri kurma ini menunjukkan bagaimana inovasi modern dapat berjalan beriringan dengan tradisi pertanian yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Langkah tersebut juga menjadi upaya menjaga kualitas produk agar mampu bersaing di pasar global, termasuk memenuhi tingginya permintaan dari Indonesia.
Caption, Editor & Upload: Tijani
GARUDA TV – Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya
Saksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:
www.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45
Scan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.
🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel https://www.youtube.com/@garudatv.official
🔴 Follow our Official TikTok https://www.tiktok.com/@garudatvnews
🔴 Like our Official Facebook https://www.facebook.com/garudatv.official
🔴 Follow our Official Instagram https://www.instagram.com/garudatv.official/


