JAKARTA β Timnas Amerika Serikat melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menundukkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 pada fase 32 besar, Kamis (2/7/2026) pagi WIB.
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting karena mengakhiri penantian panjang Amerika Serikat meraih kemenangan di fase gugur Piala Dunia sejak edisi 2002.
Sejak awal pertandingan, skuad asuhan Mauricio Pochettino tampil dominan dengan menguasai jalannya laga dan mampu membatasi peluang Bosnia.
Gol pembuka lahir tepat menjelang turun minum melalui penyelesaian tajam Folarin Balogun pada menit ke-45.
Balogun merayakan golnya dengan selebrasi βSilencerβ yang langsung disambut gemuruh pendukung tuan rumah di Santa Clara.
Situasi berubah pada menit ke-64 ketika Balogun menerima kartu merah sehingga Amerika Serikat harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.
Kartu merah tersebut juga membuat Balogun dipastikan absen saat Amerika Serikat menghadapi Belgia pada babak 16 besar.
Meski kehilangan satu pemain, Amerika Serikat tetap mampu menjaga ritme permainan dan memperlihatkan organisasi pertahanan yang solid.
Keunggulan akhirnya digandakan Malik Tillman lewat tendangan bebas spektakuler pada menit ke-82 yang memastikan kemenangan 2-0.
Selepas peluit panjang berbunyi, lagu βTake Me Home, Country Roadsβ menggema di stadion dan disambut nyanyian penuh emosi Mauricio Pochettino.
Pelatih asal Argentina itu menegaskan keyakinannya bahwa timnya mampu melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi tersebut.
βMengapa bukan kami?β ungkapnya dikutip dari Newsweek, Kamis.
Pochettino juga memuji perjuangan seluruh pemain yang dinilainya tampil penuh semangat menghadapi lawan berkualitas.
βSaya sangat bangga karena para pemain pantas mendapatkan semua ini dan para suporter kembali memberikan dukungan luar biasa.β
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara setelah format kompetisi diperluas dari sebelumnya 32 peserta.
Meski telah memenangi laga fase gugur, Amerika Serikat masih berupaya mengakhiri catatan panjang gagal mencapai perempat final sejak Piala Dunia 2002.
Tantangan berikutnya dipastikan jauh lebih berat karena Belgia sudah menunggu di babak 16 besar.
Laga ulangan duel klasik Amerika Serikat kontra Belgia dijadwalkan berlangsung di Seattle pada Selasa (7/7/2026) pukul 07.00 WIB.
Pertemuan kedua negara mengingatkan publik pada Piala Dunia 2014 ketika Belgia menyingkirkan Amerika Serikat melalui babak tambahan waktu.
Kini Mauricio Pochettino berharap timnya mampu membalas kekalahan tersebut meski harus tampil tanpa mesin gol utamanya.
Kepercayaan diri sang pelatih menjadi modal penting bagi Amerika Serikat untuk terus menjaga asa mencetak sejarah baru di Piala Dunia 2026.***