JAKARTA – Maroko memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Kanada dengan skor meyakinkan 3-0 pada babak 16 besar.
Hasil tersebut membawa Singa Atlas mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama yang dua edisi beruntun menembus delapan besar Piala Dunia.
Keberhasilan itu juga menjadikan Maroko sebagai negara pertama yang mengamankan tiket perempat final pada format baru Piala Dunia yang diikuti 48 peserta.
Azzedine Ounahi menjadi tokoh utama kemenangan setelah memborong dua gol yang mematahkan perlawanan Kanada.
Satu gol pelengkap kemenangan Maroko dicetak Soufiane Rahimi pada penghujung pertandingan melalui serangan balik cepat.
Berkat hasil itu Maroko tinggal menunggu lawan berikutnya yang akan ditentukan dari duel Paraguay melawan Prancis.
Kanada mengawali pertandingan dengan tempo tinggi dan langsung memberi ancaman kepada pertahanan Maroko sejak menit-menit awal.
Peluang terbaik Kanada lahir pada menit ke-10 ketika Tani Oluwaseyi berhasil menembus kotak penalti lawan.
Yassine Bono tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut sekaligus menjaga gawang Maroko tetap aman.
Kanada terus memberikan tekanan sepanjang babak pertama meski Maroko lebih dominan dalam penguasaan bola.
Serangan Singa Atlas belum mampu menghasilkan peluang matang karena rapatnya organisasi pertahanan Kanada.
Laga sempat memanas menjelang turun minum setelah Achraf Hakimi terlibat ketegangan dengan Richie Laryea.
Wasit Michael Oliver menghadiahi kartu kuning kepada kedua pemain untuk meredam situasi di lapangan.
Babak pertama berakhir tanpa gol dengan total lima kartu kuning mewarnai pertandingan yang berlangsung keras.
Memasuki babak kedua, Maroko langsung menunjukkan efektivitas permainan mereka.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-50 melalui sepakan mendatar Ounahi dari luar kotak penalti.
Bola hasil penyelesaian Ounahi memanfaatkan umpan tendangan bebas Hakimi gagal diantisipasi penjaga gawang Kanada.
Tertinggal satu gol membuat Kanada meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Maroko memilih bermain disiplin di lini belakang sambil menunggu ruang untuk melancarkan serangan balik.
Bono kembali menjadi penyelamat tim setelah menepis tembakan keras Tajon Buchanan pada menit ke-78.
Aksi penyelamatan itu menjaga momentum Maroko ketika Kanada mulai meningkatkan tekanan.
Empat menit berselang Ounahi kembali mencuri perhatian lewat gol keduanya pada laga tersebut.
Gol lahir setelah Brahim Diaz melewati kawalan lawan sebelum memberikan umpan matang kepada Ounahi.
Gelandang Maroko itu tanpa kesulitan menaklukkan kiper Kanada untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Maroko hampir menambah skor ketika sundulan Rahimi membentur mistar gawang beberapa menit kemudian.
Rahimi akhirnya benar-benar mencetak gol pada masa injury time melalui penyelesaian akhir dari skema serangan balik.
Gol tersebut memastikan kemenangan telak 3-0 sekaligus mengunci langkah Maroko menuju babak perempat final.
Performa solid di semua lini memperlihatkan Maroko kembali menjadi salah satu kandidat kuat yang layak diperhitungkan di Piala Dunia 2026.
Kini Singa Atlas menanti hasil pertandingan Paraguay kontra Prancis untuk mengetahui lawan berikutnya dalam perebutan tiket semifinal.
Susunan Pemain
Kanada: Crepeau; Johnston, Bombito, Sigur, De Fourgerolles, Laryea (Shaffelburg 78′), Buchanan, Eustaquio, Ali Ahmed (Promise David 78′), Jonathan David, Oluwaseyi (Larin 63′).
Maroko: Bono; Hakimi, Diop, Halhal, Mazraoui, El Aynaoui, Bouaddi (Amrabat 63′), Brahim Diaz, Ounahi, El Khannouss (Talbi 63′), Saibari (Rahimi 22′).***