Pemerintah Indonesia memastikan akan mengirimkan delegasi tingkat tinggi untuk memberikan penghormatan terakhir pada prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, bersama Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dijadwalkan terbang langsung menuju Iran guna mewakili negara.
โProsesi pemakaman akan digelar pada Kamis, 9 Juli. Kami berencana hadir dan saat ini tengah menunggu konfirmasi resmi mengenai detail waktu serta lokasi spesifik di mana delegasi kami bisa mengikuti jalannya upacara pemakaman,โ jelas Menlu Sugiono di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono usai dirinya menghadiri agenda penyambutan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Ia menegaskan kembali bahwa keberangkatannya ke Iran adalah untuk mendampingi Ketua MPR RI, Ahmad Muzani.
Perubahan Rencana Akibat Aturan Protokoler Iran
Menlu Sugiono membeberkan bahwa pada awalnya Jakarta hanya berencana menunjuk Duta Besar RI di Teheran sebagai perwakilan resmi. Keputusan awal tersebut diambil lantaran adanya agenda-agenda kenegaraan domestik di dalam negeri yang padat dan melibatkan sejumlah pejabat kunci.
Namun, skenario tersebut diubah setelah Pemerintah Indonesia menerima pemberitahuan mutakhir dari otoritas Teheran. Pihak Iran menegaskan bahwa akses masuk ke lokasi upacara penghormatan dan pemakaman dibatasi, serta hanya diberikan kepada pejabat asing yang posisinya berada di atas tingkat Duta Besar (setingkat Menteri atau Kepala Lembaga Tinggi Negara).
Koordinasi Ketat di Tengah Lautan Pelayat
Mengingat besarnya penghormatan dunia terhadap mendiang Ali Khamenei, situasi di Iran saat ini dilaporkan dipadati oleh gelombang massa yang luar biasa. Faktor keamanan dan kepadatan ini membuat lini diplomasi kedua negara harus bekerja ekstra keras dalam mengoordinasikan teknis kedatangan delegasi Indonesia.
โKomunikasi intensif terus kami lakukan. Karena antusiasme masyarakat dan pelayat di sana sangat masif, otoritas Iran saat ini sedang memetakan titik aman dan tepat guna menerima kedatangan delegasi dari Indonesia,โ tambah Sugiono.
Sesuai dengan agenda resmi, rangkaian upacara pemakaman Ali Khamenei dilakukan secara estafet di beberapa kota. Setelah melalui prosesi di Teheran dan Qom, jenazah dijadwalkan dibawa menyeberang ke sejumlah kota suci di Irak, termasuk Baghdad, Najaf, dan Karbala.
Setelah dari Irak, jenazah akan diterbangkan kembali ke Iran, menuju kota kelahirannya di Mashhad. Di kota tersebut, puncak dari seluruh rangkaian prosesi sekaligus pemakaman akhir sang Pemimpin Tertinggi akan dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026.