Pembalap andalan pabrikan Aprilia, Marco Bezzecchi, mengirimkan pesan penuh ketegaran kepada para penggemarnya setelah kembali dihantam nasib sial yang merenggut peluangnya di MotoGP Jerman 2026.
Rentetan hasil buruk dan kecelakaan horor memaksa pembalap asal Italia ini absen dari balapan utama di Sirkuit Sachsenring akibat mengalami patah tulang selangka kiri yang cukup parah saat sesi kualifikasi. Akibat cedera ini, Bezzecchi tercatat hanya mampu mengamankan 13 poin dari total maksimal 148 poin yang bisa diperebutkan dalam empat seri terakhir.
Lewat akun Instagram pribadinya, Bezzecchi menolak untuk terpuruk:
“Ini adalah masa-masa yang sulit, tetapi kita jauh lebih tangguh. Sekarang saya akan pergi untuk ‘ditambal’ (dioperasi) dan segera kembali bekerja. Tidak ada satu pun hal yang bisa membuat saya menyerah! Sampai jumpa lagi ✌🏻💗”
Kronologi Kecelakaan Fatal di Tikungan 7
Sebelum tiba di Sachsenring, tubuh Bezzecchi sebenarnya masih dipenuhi memar akibat kecelakaan kecepatan tinggi di Sirkuit Assen, Belanda—insiden yang juga merenggut takhta puncak klasemen miliknya dan menyerahkannya kepada rekan setimnya, Jorge Martin.
Mimpi buruk Bezzecchi kian menjadi ketika ia kehilangan kendali atas bagian belakang motor Aprilia RS-GP miliknya saat melibas Tikungan 7 yang terkenal cepat (gigi 4) pada awal kualifikasi. Benturan keras tersebut membuat Bezzecchi harus dievakuasi kembali ke paddock menggunakan skuter sebelum akhirnya dilarikan ke pusat medis menggunakan ambulans dengan lengan kiri dibalut penyangga (sling).
Pihak Aprilia kemudian mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi sang pembalap:
“Pasca-kecelakaan, Marco Bezzecchi langsung dibawa ke pusat medis sirkuit. Di bawah pengawasan Direktur Medis MotoGP, Dr. Angel Charte, hasil rontgen menunjukkan adanya fraktur (patah tulang) total dan bergeser pada selangka (klavikula) kirinya.”
“Jenis cedera ini membutuhkan tindakan pembedahan (operasi) demi pemulihan yang optimal. Operasi akan ditangani langsung oleh Dr. Giuseppe Porcellini di Italia. Marco Bezzecchi dijadwalkan segera terbang kembali ke tanah airnya secepat mungkin.”
Absennya Bezzecchi dari aspal Sachsenring otomatis mengubah peta persaingan papan atas secara drastis. Berkurangnya satu rival berat membuka peluang matematis bagi tiga pembalap, yakni Jorge Martin, Fabio Di Giannantonio, dan Ai Ogura untuk saling sikut memperebutkan status penguasa klasemen paruh musim sebelum MotoGP memasuki jeda libur musim panas hingga GP Silverstone pada awal Agustus mendatang.