JAKARTA – Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani terus menerima ucapan belasungkawa dari para pemimpin dunia atas wafatnya ayahanda, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, yang meninggal pada Minggu di usia 74 tahun.
Kerumunan pelayat memadati Istana Lusail untuk hari kedua, termasuk anggota keluarga penguasa, syekh, menteri, pejabat asing, duta besar, dan warga Qatar. Upacara pemakaman telah dilaksanakan Minggu malam di Pemakaman Lusail setelah salat jenazah di Masjid Imam Muhammad ibn Abd al-Wahhab.
Dilansir Aljazeera, Selasa (14/7/2026), sejumlah kepala negara hadir langsung, di antaranya Presiden Rwanda Paul Kagame, Presiden Maladewa Mohamed Muizzu, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, Perdana Menteri Maroko Aziz Akhannouch, Presiden Irak Nizar Amidi, Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Dbeibah, dan Presiden Wilayah Kurdistan Irak Nechirvan Barzani.
Ucapan belasungkawa juga datang dari Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam, Wakil PM Oman Shihab bin Tariq Al Said, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, serta Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed.
Dari kawasan Teluk, Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa bersama Putra Mahkota Salman bin Hamad Al Khalifa hadir, demikian pula Putra Mahkota Kuwait Sheikh Sabah Khaled Al-Sabah. Delegasi Saudi dipimpin Menteri Dalam Negeri Pangeran Abdulaziz bin Saud Al Saud. Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa turut hadir di Doha.
Selain para pemimpin politik, Presiden FIFA, Gianni Infantino juga menyampaikan belasungkawa. Kantor Amiri menetapkan masa berkabung nasional selama empat hari, dengan bendera setengah tiang dan penangguhan aktivitas pemerintahan hingga 19 Juli 2026.
Ucapan simpati terus mengalir melalui telegram, panggilan telepon, dan pesan di platform X dari berbagai pemimpin dunia, menegaskan eratnya hubungan Qatar dengan komunitas internasional.