Juara dunia Formula 1, Max Verstappen, baru saja membuat langkah mengejutkan di luar lintasan. Pembalap asal Belanda ini resmi merekrut wonderkid asal Belgia yang juga pembalap junior McLaren, Dries van Langendonck, untuk bergabung ke dalam tim manajemen balap miliknya, Verstappen Racing.
Remaja berbakat berusia 15 tahun tersebut menjadi pembalap junior pertama yang dikontrak langsung oleh Verstappen untuk memperkuat manajemen tim balap GT dan sim racing miliknya. Menariknya, kesepakatan ini tidak memutus status Van Langendonck di McLaren. Ia akan tetap menjadi bagian dari program junior McLaren, yang secara tidak langsung menciptakan jembatan kolaborasi unik antara tim F1 McLaren dan Verstappen Racing.
Bakat Mengkilap yang Bikin Verstappen Terpikat
Nama Dries van Langendonck memang sedang naik daun. Saat ini, ia tengah memimpin klasemen sementara British F4 musim 2026 setelah sukses mengemas empat kemenangan dari 15 balapan awal. Padahal, ia baru saja melakoni debut balap mobil roda terbuka (single-seater) pada akhir musim 2025 lalu.
Sebelum naik kelas ke balap mobil, ia sudah mendominasi dunia gokar dengan koleksi tujuh gelar juara. Ketajaman bakat inilah yang membuat Verstappen kepincut untuk turun tangan langsung mengasah potensinya.
“Saya sangat terkesan dengan progres kilat yang ditunjukkan Dries sepanjang kariernya, baik saat di gokar maupun langkah pertamanya di dunia balap formula,” puji juara dunia F1 empat kali tersebut.
“Setelah mengenal Dries dan keluarganya, saya yakin ia punya semua modal untuk menjadi pembalap hebat di masa depan. Oleh karena itu, tim manajemen saya, didukung fasilitas simulator dari Verstappen Racing Pro Simulation, akan membantu Dries mencapai target utamanya: menembus Formula 1.”
Bagi Van Langendonck sendiri, kesempatan langka dibimbing langsung oleh pembalap sekaliber Verstappen merupakan hal yang luar biasa.
“Bisa belajar dari pembalap berpengalaman seperti Max, ditambah dukungan penuh dari tim manajemen profesionalnya serta McLaren Racing, benar-benar luar biasa. Saya sangat berterima kasih dan akan terus menekan hingga batas maksimal,” ungkap remaja Belgia tersebut dengan antusias.
Kerja sama baru ini terasa kian menarik karena terjadi di tengah pusaran spekulasi masa depan Max Verstappen di F1. Belakangan ini, isu kepindahan Verstappen sedang hangat diperbincangkan setelah beredar kabar bahwa pihak manajemennya sempat menggelar pembicaraan serius dengan kubu McLaren.
Apakah kedatangan Van Langendonck ke Verstappen Racing merupakan kode halus terkait masa depan sang juara dunia? Kita lihat saja nanti.