Demam Piala Dunia 2026 benar-benar bisa membuat orang melakukan aksi nekat yang di luar nalar. Di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, seorang pria berinisial W (42) nekat melarikan diri dari ruang perawatan Puskesmas Pambusuang demi bisa menonton laga hidup-mati antara Inggris melawan Argentina.
Aksi nekat ini tergolong ekstrem karena W meninggalkan kasur rumah sakit dengan kondisi selang dan botol infus yang masih menempel erat di tubuhnya.
Nahasnya, aksi “pelarian” yang dilakukan pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 21.00 Wita itu berakhir dengan zonk alias sia-sia.
“Iya, tapi katanya dia salah jadwal pertandingan. Dia menduga pertandingannya main awal (tengah malam), padahal ternyata baru main subuh. Dia pulang jalan kaki sambil bawa botol infus yang dibungkus kain sarung,” ujar Kepala Puskesmas Pambusuang, dr. A. Vita, sembari terkekeh pada Kamis (16/7/2026).
Keluarga Dikira Mau ke Toilet
Pelarian pasien yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan ini sempat berjalan mulus. Pihak keluarga yang berjaga di dalam ruangan sama sekali tidak menaruh curiga saat W bangkit dari tempat tidur.
“Tidak ada yang tahu kalau ternyata dia pulang jalan kaki. Karena dia hanya memakai sarung, keluarga yang menjaga mengira dia cuma mau ke toilet,” ungkap dr. Vita.
Misteri hilangnya W baru terendus dua jam kemudian, tepatnya saat petugas medis masuk ke ruangan untuk memberikan jadwal obat rutin. Sadar pasiennya mendadak raib, pihak puskesmas langsung bergerak cepat. Setelah ditelusuri ke rumahnya, petugas akhirnya menjemput kembali sang suporter fanatik tersebut sekitar pukul 23.00 Wita untuk melanjutkan perawatan.
Sembuh Instan Setelah Argentina Menang
Usut punya usut, W ternyata sedang dirawat intensif akibat terserang penyakit diare. Namun, setelah insiden kabur dan menyaksikan tim kesayangannya, Argentina, keluar sebagai pemenang dalam laga tersebut, kondisi kesehatannya justru membaik dengan sangat cepat.
Kini, W sudah resmi diperbolehkan pulang ke rumah oleh pihak medis—tentunya dengan prosedur resmi, bukan kabur lagi.
“Kondisinya sudah membaik jadi sudah diperbolehkan pulang secara resmi. Kayaknya karena tim andalannya (Argentina) menang, dia jadi semakin bersemangat dan cepat sembuh,” pungkas dr. Vita.