Langkah Indonesia menuju kemandirian industri otomotif ramah lingkungan kini berada di ambang sejarah baru. Presiden RI Prabowo Subianto membocorkan kabar gembira bahwa Indonesia akan segera meluncurkan produk motor listrik nasional pertamanya yang murni dirancang dan diproduksi oleh anak bangsa.
Tidak tanggung-tanggung, Kepala Negara menegaskan dirinya sendiri yang akan memimpin langsung proses peluncuran kendaraan ramah lingkungan tersebut dalam beberapa pekan ke depan.
“Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan meluncurkannya dalam beberapa minggu ini. Motor listrik nasional,” ungkap Presiden Prabowo dengan penuh optimisme saat memberikan sambutan pada acara Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
Misi Khusus: Dorong Petani Naik Kelas
Menariknya, visi Presiden Prabowo dalam mempromosikan motor listrik nasional ini tidak hanya menyasar masyarakat perkotaan. Ia menaruh harapan besar agar kendaraan ramah lingkungan ini dapat diadopsi secara luas oleh para petani di berbagai daerah guna menunjang produktivitas harian mereka di ladang.
“Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor, dan itu adalah motor listrik. Siapa tahu ke depan, kesejahteraan meningkat dan semuanya bisa pakai mobil,” harapnya.
Menuju Kemandirian Industri Otomotif Nasional
Ambisi besar Presiden Prabowo tidak berhenti di roda dua. Mantan Menteri Pertahanan ini menegaskan komitmennya untuk memutus ketergantungan Indonesia pada produk otomotif asing. Setelah motor listrik sukses mengaspal, fokus berikutnya adalah mewujudkan mimpi lama: melahirkan mobil nasional.
Ia mencontohkan bagaimana institusi pertahanan keamanan dalam negeri saat ini sudah mulai memercayakan mobilitasnya pada produk lokal.
“Kita sekarang mau menjadi bangsa yang bangkit, saudara-saudara. Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia. Kita akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia. Sekarang saja, TNI dan Polri sudah memakai jip buatan putra-putri terbaik Indonesia,” tegas Presiden di hadapan para prajurit dan pejabat negara yang hadir.
Dalam agenda strategis di Malang tersebut, sejumlah tokoh penting turut mendampingi langkah Presiden. Di antaranya adalah Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mentan Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta para kepala staf dari tiga matra: KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAU Marsekal TNI Tonny Harjono, dan KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali.