JAKARTA – Aji Bayu Ramadhan, putra buruh bangunan asal Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil meraih predikat lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 dengan IPK 3,84. Dari total 1.204 lulusan yang dilantik sebagai Pamong Praja Muda, Aji menempati posisi teratas.
Usai pelantikan di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026), Aji menyebut pencapaian ini sebagai kebanggaan keluarga sekaligus bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi.
“Ini menjadi sebuah penghargaan dan juga kehormatan bagi kami untuk mendapatkan amanah dan juga doa langsung dari pimpinan tertinggi yang ada di Indonesia. Semoga dengan ini kami tetap semangat dan dapat menempuh tugas menjadi pamong praja yang baik ke depan,” katanya, dilansir Antara.
Predikat tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada 24 Juni 2026. Aji merupakan lulusan Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, dengan asal pendaftaran dari NTT.
Ia adalah putra pasangan Winoto Hadi, seorang buruh bangunan, dan Wahyuniarti, ibu rumah tangga. Pesan orang tua untuk tetap rendah hati dan mengayomi masyarakat menjadi pegangan selama menempuh pendidikan.
“Amanah dari orang tua selalu berpesan untuk tetap rendah hati dan selalu ingat bahwa kami berasal dari masyarakat menengah ke bawah,” ujarnya.
Keterbatasan ekonomi justru menjadi motivasi bagi Aji untuk terus mengembangkan kemampuan. Ia bahkan telah menciptakan tiga sistem teknologi yang bertujuan menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat dan mereduksi birokrasi.
Aji juga mengajak generasi muda dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar tidak minder dalam meraih cita-cita. Menurutnya, kerja keras, doa orang tua, dan semangat belajar adalah kunci untuk menembus keterbatasan.



