Aksi tak terpuji dilakukan oleh seorang oknum petugas keamanan (satpam) di Ciputat, Tangerang Selatan. Bukannya menjaga tempat tugasnya, pria berinisial TRS alias Cangkim (50) justru nekat menggasak 1.700 tray ompreng stainless steel yang disiapkan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pencurian ini terjadi di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciputat 07, Gang Akoh Eng, Kelurahan Ciputat, pada Rabu (8/7). Ironisnya, lokasi fasilitas pelayanan gizi tersebut diketahui baru saja disiapkan dan hendak beroperasi.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengonfirmasi pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pihak pengelola dapur yang kaget mendapati ribuan wadah makanan stainless mereka raib.
“Kami menerima laporan pencurian dengan pemberatan. Dari hasil inventarisasi, kerugian di antaranya mencakup 1.700 tray tempat makan,” ungkap Kompol Bambang dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).
Terbongkar Lewat Penadah, Satpam Gandeng 3 Teman
Tim Opsnal Polsek Ciputat Timur di bawah pimpinan Kanit Reskrim AKP Akhmad Kholil Effendi bergerak cepat menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Titik terang mulai didapat ketika tim menerima laporan adanya transaksi ompreng murah yang ditawarkan oleh seorang perantara berinisial DH alias Bucek.
Petunjuk tersebut langsung mengarah pada Cangkim selaku ‘orang dalam’. Meski sempat bungkam saat diinterogasi, Cangkim akhirnya tak bisa berkutik dan mengakui aksinya. Dalam melancarkan pencurian skala besar tersebut, ia dibantu oleh tiga rekannya.
-
Tersangka Diamankan: Cangkim (50/satpam), GZ alias Elub (36), dan DK alias Ole (32).
-
Buron (DPO): Satu pelaku berinisial H masih dalam pemburuan polisi.
Tak cuma menguras ribuan ompreng, komplotan ini juga menggasak peralatan operasional dapur lainnya, seperti 2 unit kompor, 1 unit blender, 1 unit genset, printer, power box, hingga merekam dan mencuri recorder CCTV serta kunci gerbang milik Yayasan Dunia Berkah Mandiri.
Dijual Kiloan ke Pengepul Rongsok Demi Nyabu
Saat diperiksa lebih dalam, Cangkim membeberkan alasan nekat melahap aset tempat kerjanya sendiri. Seluruh tray stainless steel tersebut ia lego secara kiloinan ke pengepul barang bekas untuk kemudian dilebur.
Uang hasil penjualan barang curian tersebut langsung dihabiskan Cangkim untuk membeli narkotika jenis sabu.
“Dia jual ke pengepul rongsokan untuk dilebur karena bahannya stainless. Duitnya habis dipakai beli narkoba,” terang Kompol Bambang.
Petugas kepolisian juga telah melakukan tes urine terhadap Cangkim. Hasilnya, tersangka positif mengonsumsi amphetamine dan methamphetamine. Cangkim pun tak menampik bahwa dirinya sempat mengonsumsi barang haram tersebut beberapa hari sebelum ditangkap.



