JAKARTA – Transfer Casemiro ke Inter Miami terus menjadi sorotan setelah Major League Soccer (MLS) masih menyelidiki dugaan pelanggaran aturan perekrutan pemain atau tampering.
Polemik muncul karena LA Galaxy mengklaim memiliki Discovery Rights atas Casemiro sebelum gelandang Brasil itu resmi bergabung dengan Inter Miami.
Discovery Rights merupakan mekanisme MLS yang memberikan hak prioritas kepada klub tertentu untuk bernegosiasi dengan pemain dari luar liga.
General Manager LA Galaxy, Will Kuntz, akhirnya angkat bicara mengenai kronologi transfer yang kini tengah diperiksa pihak liga.
Menurut Kuntz, Casemiro pada awalnya justru hanya ingin bergabung dengan LA Galaxy sebelum akhirnya berubah pikiran beberapa bulan kemudian.
“Lihat, saya tahu sudah banyak hal yang dikatakan. Liga akan mengumumkan hasil penyelidikannya.”
“Memang benar Casemiro menelepon dan mengatakan bahwa ia selalu ingin bermain di Inter Miami.”
“Namun benar juga bahwa itu terjadi dua bulan setelah ia memberi tahu kami bahwa ia hanya ingin bermain untuk Galaxy.”
Jadi silakan simpulkan sendiri,” ungkap Kuntz seperti dikutip World Soccer Talk, Senin (3/8/2026).
Pernyataan tersebut menjadi bantahan terhadap narasi yang sebelumnya berkembang mengenai pilihan Casemiro sejak awal.
MLS Masih Menyelidiki Dugaan Pelanggaran
Saat Casemiro diperkenalkan sebagai pemain baru Inter Miami, MLS langsung mengonfirmasi adanya penyelidikan resmi.
Penyelidikan dilakukan setelah LA Galaxy mengajukan keberatan karena merasa memiliki hak Discovery Rights atas mantan gelandang Real Madrid dan Manchester United tersebut.
Klub asal California itu menuding Inter Miami telah membuka komunikasi dengan Casemiro sebelum memperoleh izin sesuai regulasi MLS.
Hingga kini, MLS belum mengumumkan hasil akhir maupun kemungkinan sanksi yang akan dijatuhkan.
Dalam pernyataan resminya, liga menyebut proses pengumpulan seluruh informasi masih berlangsung.
“Liga sedang mengumpulkan seluruh informasi yang relevan dan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut hingga proses peninjauan selesai.”
Inter Miami Tegaskan Tidak Melanggar Aturan
Managing Owner Inter Miami, Jorge Mas, membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepada klubnya.
Ia memastikan seluruh proses transfer dilakukan sesuai ketentuan Discovery List yang berlaku di MLS.
“Dalam kasus ini, para eksekutif Inter Miami, khususnya Alberto Marrero, mematuhi sepenuhnya aturan MLS mengenai Discovery List.”
“Kami tidak memulai pembicaraan sampai persoalan dengan LA Galaxy diselesaikan.”
“Kami mematuhi aturan dan tidak bernegosiasi dengan Casemiro maupun perwakilannya sebelum berbicara dengan Galaxy dan liga serta mendapatkan lampu hijau.”
Mas juga menjelaskan bahwa apabila Galaxy benar-benar mengajukan penawaran resmi kepada Casemiro, maka hak pemain tersebut tetap berada di tangan klub tersebut hingga tercapai kesepakatan antarklub.
“Jika Galaxy mengajukan penawaran resmi, maka mereka mempertahankan hak atas Casemiro.”
“Dalam situasi seperti itu, proses negosiasi berlangsung antarklub dengan melibatkan liga.”
“Tuduhan bahwa kami melanggar aturan saat bernegosiasi dengan Galaxy tidak benar. Kami sama sekali tidak melakukan tampering.”
Casemiro Pilih Inter Miami
Casemiro mengakui sempat berbicara langsung dengan pihak LA Galaxy.
Namun, ia menegaskan sejak awal lebih memilih bergabung dengan Inter Miami karena alasan proyek klub dan faktor pribadi.
“Ketika saya berbicara dengan mereka (Galaxy), saya menjelaskan dengan sangat jelas klub MLS yang ingin saya bela, yaitu Inter Miami, karena proyeknya, ambisinya, dan tentu saja kesempatan bermain bersama pemain terbaik sepanjang masa.”
Pernyataan tersebut memperkuat posisi Inter Miami bahwa keputusan akhir berasal dari keinginan sang pemain.
Belum Ada Keputusan dari MLS
Sudah sekitar dua pekan sejak penyelidikan dimulai, tetapi MLS belum mengeluarkan keputusan resmi.
Selama proses investigasi berlangsung, Casemiro tetap dimainkan oleh Inter Miami.
Ia tampil sebagai starter dalam dua pertandingan terakhir menghadapi CF Montreal dan Columbus Crew.
Pada laga melawan Columbus Crew, Casemiro sempat mencetak gol bunuh diri.
Meski demikian, gelandang asal Brasil itu diperkirakan tetap menjadi pilihan utama Inter Miami dalam pertandingan Leagues Cup berikutnya sambil menunggu hasil penyelidikan liga.***