JAKARTA – Tiga tahun perjalanan Garuda TV dirayakan dalam sebuah malam yang meriah dan penuh makna melalui “Mahayuga”, perhelatan puncak HUT ke-3 Garuda TV yang digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (9/8).
Hadir dalam perayaan tersebut sejumlah menteri dan wakil menteri, tokoh nasional, pimpinan lembaga dan korporasi, insan media, mitra strategis, serta berbagai figur publik.
Kehadiran para tokoh dari berbagai bidang tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Garuda TV sebagai media yang terus membangun koneksi dengan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai elemen bangsa.
Sejumlah pejabat negara yang hadir di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, serta Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat.
Hadir pula Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, dan Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah.

Selain jajaran menteri dan wakil menteri, perayaan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan (BAKOM) M. Qodari, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hasan, serta Kepala Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Brigjen Pol. (Purn.) Achmadi.
Mengusung semangat “Mahayuga”, yang merefleksikan perjalanan menuju sebuah fase atau zaman baru, perayaan HUT ke-3 Garuda TV tidak sekadar menjadi seremoni ulang tahun.
Malam tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan tiga tahun sekaligus menegaskan langkah Garuda TV untuk terus bertumbuh, memperkuat perannya sebagai media nasional, dan menghadirkan informasi yang relevan serta terpercaya bagi masyarakat.
Selama tiga tahun perjalanannya, Garuda TV terus mengembangkan ekosistem media melalui layar televisi, platform digital, serta berbagai program yang membuka ruang pertemuan antara gagasan dan masyarakat.
Program seperti Indonesia Punya Kamu, Leaders’ Briefing, dan Economic Briefing menjadi bagian dari upaya Garuda TV menghadirkan ruang dialog yang mempertemukan generasi muda, pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga pemimpin bisnis dalam membahas berbagai isu strategis bagi Indonesia.
Direktur Utama Garuda TV Fahmi M. Anwari, mengatakan bahwa Mahayuga merupakan refleksi atas perjalanan sekaligus pernyataan kesiapan Garuda TV untuk melangkah ke fase berikutnya.
“Tiga tahun bukan sekadar angka. Ada perjalanan, tantangan, karya, dan banyak kolaborasi yang membawa Garuda TV sampai pada titik ini.”
“Mahayuga menjadi momentum untuk melihat apa yang telah kami lalui sekaligus menegaskan komitmen untuk terus melangkah ke depan. Kami ingin Garuda TV bukan hanya hadir di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari percakapan penting tentang Indonesia dan masa depannya,” ujar Fahmi.
Malam puncak HUT ke-3 Garuda TV dikemas dalam tiga rangkaian utama, yaitu Dialektika Mahayuga, Anugerah Mahayuga, dan Simfoni Mahayuga, yang memadukan refleksi, apresiasi, dan hiburan dalam satu perhelatan.
Dialektika Mahayuga: Merefleksikan Perjalanan dan Masa Depan Media
Rangkaian acara dibuka melalui Dialektika Mahayuga, sebuah dialog yang mengangkat perjalanan Garuda TV sekaligus perubahan lanskap industri media dan perilaku audiens.
Direktur Utama Garuda TV Fahmi M. Anwari berdialog bersama Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA, Virgandhy, dengan Tysa Novenny sebagai moderator.
Dialektika Mahayuga menjadi ruang untuk melihat kembali perjalanan Garuda TV sejak awal berdiri, berbagai perubahan yang telah dilalui, serta tantangan industri media di tengah transformasi digital yang semakin cepat.
Anugerah Mahayuga: Mengapresiasi Mereka yang Memberi Arti
Sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa, Anugerah Mahayuga diberikan kepada individu dan institusi yang dinilai memberikan kontribusi melalui karya, inovasi, dedikasi, maupun pengabdian di berbagai bidang.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Dr. Taufiq Supriadi sebagai Satria Penggerak Sosial; Harita Nickel sebagai Peduli Tata Kelola, Sosial dan Lingkungan; Melan Achmad sebagai Satria SDM Emas; serta Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno sebagai penerima Lifetime Achievement.

Sementara dari kategori institusi, penghargaan diberikan kepada PT PLN (Persero) sebagai Penggerak Ketahanan & Transisi Energi; Musim Mas sebagai Pelopor Industri Hijau; PT Perkebunan Nusantara (Persero) sebagai Garda Ketahanan & Kedaulatan; serta Rosita Istiawan sebagai Satria Penjaga Alam.
Penghargaan tersebut menjadi wujud apresiasi Garuda TV kepada para individu dan institusi yang melalui peran masing-masing telah memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat, pembangunan berkelanjutan, penguatan sumber daya manusia, energi, lingkungan, serta ketahanan dan kedaulatan bangsa.
Simfoni Mahayuga: Merayakan Perjalanan dalam Sebuah Panggung Spektakuler
Kemasan perayaan semakin meriah melalui Simfoni Mahayuga, yang menghadirkan pertunjukan musik dari sejumlah musisi Tanah Air.
Grup musik legendaris Dewa 19 tampil sebagai salah satu penampil utama, bersama Anggis Devaki, Yan Joshua, Kenriz, dan Angie Carvalho.
Keseluruhan rangkaian malam puncak dipandu oleh Rian Ibram dan Tysa Novenny. Perpaduan dialog, apresiasi, dan pertunjukan musik menjadikan Mahayuga bukan hanya sebagai perayaan perjalanan tiga tahun Garuda TV, tetapi juga sebagai ruang pertemuan berbagai elemen bangsa dalam suasana yang hangat dan penuh semangat.
Memasuki tahun keempat, Garuda TV menatap perjalanan berikutnya dengan semangat untuk terus memperkuat eksistensinya sebagai Media Televisi Berita Nasional Berintegritas Merah Putih.
Mahayuga menjadi penanda bahwa sebuah perjalanan tidak berhenti pada pencapaian yang telah diraih. Justru dari perjalanan itulah, babak berikutnya dimulai.***



