NEW YORK — Jessica Pegula memastikan tempat di semifinal US Open 2026 setelah menaklukkan sesama petenis Amerika Serikat, Emma Navarro, dalam pertarungan tiga set.
Unggulan ketiga tersebut menang 3-6, 6-4, 6-3 di Arthur Ashe Stadium pada Rabu (9/9/2026) pagi WIB.
Kemenangan itu memperpanjang rekor sempurna Pegula atas Navarro menjadi lima kemenangan dari lima pertemuan.
Pegula kembali menunjukkan mental tangguh setelah tertinggal lebih dahulu dan berhasil membalikkan keadaan melalui permainan yang semakin solid.
Navarro tampil agresif sejak awal dan dua kali mematahkan servis Pegula untuk mengamankan set pertama dengan skor 6-3.
Pegula kemudian memperbaiki efektivitas servis serta permainannya dari baseline pada set kedua hingga memaksakan pertandingan berlanjut ke penentuan.
Momentum Pegula semakin kuat setelah merebut set kedua 6-4 melalui permainan yang lebih konsisten pada poin-poin penting.
Navarro sebenarnya sempat membuka set ketiga dengan memimpin 2-1 setelah kembali mendapatkan break.
Namun, Pegula langsung merespons dengan merebut servis Navarro dan kemudian menciptakan break berikutnya untuk unggul 4-2.
Sejak saat itu, Pegula semakin mampu mengendalikan tempo pertandingan dan memaksa Navarro melakukan sejumlah kesalahan.
Pertarungan panjang dari garis belakang menjadi ciri utama laga yang berlangsung dalam kondisi lembap di New York tersebut.
Pegula akhirnya membutuhkan dua match point sebelum memastikan kemenangan sekaligus mengamankan tiket menuju empat besar.
“Pertandingan ini benar-benar sulit, sangat menguras fisik dan kondisi juga lembap,” kata Pegula seusai laga seperti dikutip New York SPot, Rabu.
“Saya tidak melakukan servis sebaik biasanya dan sepanjang pertandingan saya harus melawan banyak keraguan dalam diri,” lanjutnya.
Pegula juga mengungkapkan bahwa ia terus berusaha mengendalikan pikiran negatif ketika situasi pertandingan tidak berjalan sesuai rencana.
“Setiap kali bertanding, saya harus menyuruh sisi negatif dalam diri saya untuk diam dan tetap berjuang,” ujar Pegula.
“Saya hanya berusaha mencari solusi sebaik mungkin dan itulah yang terus saya lakukan,” tambahnya.
Bagi Pegula, keberhasilan ini menjadi semifinal ketiga secara beruntun di US Open setelah sebelumnya mencapai fase yang sama dalam dua edisi terakhir.
Petenis berusia 32 tahun itu kini kembali memiliki peluang mencapai final US Open untuk kali kedua dalam kariernya.
Pegula sebelumnya menjadi runner-up US Open 2024 dan masih memburu gelar Grand Slam pertama sepanjang karier profesionalnya.
Perjalanan Pegula menuju semifinal juga tidak selalu mulus karena ia sebelumnya harus melewati pertandingan tiga set melawan Leylah Fernandez.
Pada babak keempat, Pegula juga menyingkirkan Sorana Cirstea dengan kemenangan dua set langsung 6-3, 6-4.
Hadapi Sabalenka
Di semifinal, Pegula akan menghadapi tantangan jauh lebih berat dari petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka.
Sabalenka lebih dahulu memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan juara Wimbledon Linda Noskova melalui pertarungan ketat tiga set.
Petenis Belarus itu menang 7-6, 3-6, 7-6 dan memperpanjang langkahnya menuju semifinal US Open untuk keenam kalinya secara beruntun.
Sabalenka juga tengah memburu sejarah dengan mengejar gelar US Open ketiga secara berturut-turut setelah menjadi juara pada 2024 dan 2025.
Pertemuan Pegula dan Sabalenka pun menjadi salah satu laga paling menarik di semifinal tunggal putri US Open 2026.
Sementara itu, Navarro harus mengakhiri perjuangannya meski sebelumnya tampil impresif sepanjang turnamen dan memiliki catatan kuat menghadapi pemain papan atas.
Sebelum bertemu Pegula, Navarro memiliki rekor 3-1 menghadapi petenis sepuluh besar dunia pada musim ini.
Navarro bahkan sempat memperlihatkan permainan meyakinkan dengan mengambil kendali pertandingan sejak set pertama.
Namun, konsistensi Pegula pada dua set terakhir akhirnya menjadi pembeda utama dalam duel sesama petenis Amerika tersebut.
Dengan kemenangan ini, Pegula semakin dekat dengan ambisinya merebut gelar Grand Slam pertama sekaligus kembali mencapai final US Open.***