JAKARTA – Dylan Harper menegaskan De’Aaron Fox masih menjadi bagian penting San Antonio Spurs dan membantah kekhawatiran soal kehadiran banyak ball-handler.
Harper mengaku Fox banyak membantunya berkembang pada musim debut dan tidak pernah merasa terganggu bermain bersama dua atau tiga pengatur serangan.
“Fox pada dasarnya membimbing saya sepanjang tahun pertama, membantu saya dan memberi saya ruang untuk berkembang di sini,” kata Harper, dilansir Air Alamo, Rabu (9/9/2026).
“Saya dan dia tidak pernah bermasalah, dan saya tidak pernah melihat masalah bermain bersama dua hingga tiga ball-handler di lapangan,” ujarnya.
Harper bahkan menilai Fox tetap berperan besar dalam ambisi Spurs meraih kesuksesan, baik saat ini maupun pada masa mendatang.
“Dia merupakan faktor besar dan bagian penting dari kesuksesan kami sekarang maupun di masa depan,” tutur Harper.
Pernyataan Harper menjadi penting karena dirinya merupakan pemain yang dianggap paling berisiko kehilangan peran akibat banyaknya guard dominan di Spurs.
Namun, Harper justru melihat Fox sebagai mentor yang membantunya memahami cara mengendalikan pertandingan.
Kinerja Spurs musim lalu juga memperkuat alasan untuk mempertahankan kombinasi tersebut setelah San Antonio mencatat rekor 62-20 dan mencapai NBA Finals.
Fox memasuki musim baru dengan kontrak empat tahun senilai US$229 juta atau sekitar Rp4,03 triliun.
Kehadiran Victor Wembanyama dan Stephon Castle memang membuat komposisi guard Spurs tetap perlu dievaluasi.
Namun, kebutuhan mengevaluasi susunan pemain tidak berarti Spurs harus segera melepas Fox melalui trade.
Setelah sukses menembus NBA Finals, Spurs memiliki alasan kuat untuk memberi kesempatan kepada komposisi tersebut berkembang lebih jauh.
Untuk saat ini, pernyataan Harper mempertegas bahwa persoalan trio guard bukan masalah yang mendesak bagi Spurs.
Masa depan Fox mungkin tetap terbuka untuk dievaluasi, tetapi belum ada alasan kuat untuk memaksakan trade dalam waktu dekat.***