JAKARTA – Penumpang KRL Commuter Line lintas Tanjung Priok-Jakarta Kota mendapat pengalaman berbeda mulai Kamis (10/9/2026). Rangkaian Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta atau Basoetta digunakan sementara untuk melayani perjalanan di lintas tersebut.
Penggunaan rangkaian kereta bandara dilakukan setelah KAI Commuter melakukan penataan ulang sarana untuk menambah perjalanan Commuter Line lintas Bogor. Meski menggunakan rangkaian yang biasanya melayani perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta, tarif dan layanan bagi penumpang KRL Tanjung Priok tetap tidak berubah.
Penumpang KRL Priok-Kota Naik Kereta Bandara
Rangkaian Basoetta yang biasanya digunakan untuk perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta kini melayani penumpang di lintas Tanjung Priok-Jakarta Kota.
Perubahan tersebut membuat penumpang KRL bisa merasakan fasilitas interior kereta yang berbeda dari rangkaian KRL yang biasanya beroperasi di lintas tersebut. Sejumlah pengguna bahkan membagikan pengalaman mereka saat mencoba rangkaian kereta bandara melalui media sosial.
Meski jenis keretanya berbeda, KAI Commuter memastikan pengguna tetap memperoleh layanan dengan ketentuan tarif yang sama seperti perjalanan Commuter Line Tanjung Priok.
Penyesuaian Dilakukan untuk Tambah KRL Bogor
Penggunaan rangkaian Basoetta berkaitan dengan penataan sarana KAI Commuter setelah adanya kebutuhan tambahan perjalanan di lintas Bogor.
Mulai 10 September 2026, KAI Commuter menambah 13 perjalanan Commuter Line Bogor. Dengan penambahan tersebut, total perjalanan Commuter Line Jabodetabek meningkat menjadi 1.061 perjalanan per hari, dari sebelumnya 1.048 perjalanan pada 7-9 September 2026.
Penyesuaian tersebut dilakukan setelah terjadi kepadatan pengguna akibat pengurangan perjalanan KRL Bogor yang sebelumnya dilakukan karena adanya perawatan sarana.
Perjalanan KA Bandara Berkurang
Di sisi lain, penggunaan rangkaian Basoetta untuk lintas Tanjung Priok berdampak terhadap jumlah perjalanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta.
Mulai 10 September 2026, perjalanan Basoetta sementara dikurangi dari 70 menjadi 52 perjalanan per hari. KAI Commuter meminta pengguna kereta bandara untuk menyesuaikan kembali jadwal perjalanan mereka.
Bagi penumpang yang sudah memiliki tiket tetapi terdampak perubahan jadwal, KAI Commuter menyediakan pilihan untuk menggunakan jadwal sebelum atau sesudah waktu keberangkatan yang tertera pada tiket. Penumpang juga dapat mengajukan pengembalian dana atau refund sebesar 100 persen melalui loket di stasiun Commuter Line Basoetta.
Penyesuaian Bersifat Sementara
Perubahan rangkaian tersebut merupakan bagian dari rekayasa pola operasi KAI Commuter untuk mengoptimalkan ketersediaan sarana di sejumlah lintas.
Dengan kebijakan ini, penumpang lintas Tanjung Priok-Jakarta Kota untuk sementara dapat menggunakan rangkaian yang biasanya diperuntukkan bagi perjalanan kereta bandara, sementara sejumlah rangkaian KRL dialihkan untuk memperkuat layanan di lintas Bogor.
KAI Commuter memastikan penyesuaian dilakukan untuk menjaga kapasitas perjalanan di tengah kebutuhan perawatan sarana dan peningkatan jumlah pengguna di sejumlah lintas Jabodetabek.