SEOUL, KORSEL — Persib Bandung mencatat sejarah baru di pentas antarklub Asia setelah menundukkan FC Seoul 1-0 pada matchday pertama Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 di Seoul World Cup Stadium, Rabu (16/9/2026) malam waktu setempat.
Kemenangan tersebut menjadi catatan penting bagi sepak bola Indonesia. Persib tercatat sebagai klub Indonesia pertama yang mampu mengalahkan wakil Korea Selatan di kandangnya sendiri dalam kompetisi resmi Asia.
Persib langsung tampil agresif sejak pertandingan dimulai. Alih-alih bermain bertahan sebagai tim tamu, Maung Bandung justru berani mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan FC Seoul.
Tekanan tersebut membuahkan hasil ketika laga baru berjalan lima menit. Julio Cesar berhasil memanfaatkan peluang untuk membobol gawang tuan rumah sekaligus membawa Persib unggul 1-0.
Gol cepat itu kemudian menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan. FC Seoul berupaya meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang, sementara Persib berusaha menjaga keunggulan yang sudah mereka dapatkan sejak awal laga.
Persib sendiri masih memiliki sejumlah kesempatan untuk memperbesar keunggulan. Marc Klok dan Thom Haye sempat menghadirkan ancaman ke lini pertahanan FC Seoul. Namun, peluang-peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.
Hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 tetap bertahan. Persib pun membawa pulang tiga poin sekaligus menorehkan kemenangan bersejarah dari Seoul.
Melampaui Catatan PSM Makassar
Kemenangan Persib juga menjadi bagian dari catatan panjang pertemuan klub Indonesia dengan wakil Korea Selatan di kompetisi Asia.
Sebelum Persib, PSM Makassar menjadi satu-satunya klub Indonesia yang pernah meraih kemenangan atas tim Korea Selatan. PSM menundukkan Pohang Steelers dengan skor 1-0 pada leg pertama Kualifikasi Asian Club Championship musim 1996/1997.
Namun, kemenangan tersebut diraih PSM ketika bermain di kandang sendiri. Pada leg kedua yang berlangsung di Korea Selatan, PSM justru harus mengakui keunggulan Pohang Steelers dengan kekalahan telak 0-4.
Persib kini mencatatkan sejarah berbeda. Maung Bandung tidak hanya mampu mengalahkan wakil Korea Selatan, tetapi melakukannya di hadapan pendukung tuan rumah.
Catatan tersebut menjadi semakin penting jika melihat perjalanan klub-klub Indonesia ketika bertanding di Korea Selatan. Salah satu kekalahan terbesar terjadi ketika Persik Kediri dihantam Seongnam Ilhwa Chunma dengan skor 0-15 dalam ajang ACL 2004.
Dengan kemenangan atas FC Seoul, Persib berhasil menambah catatan positif klub Indonesia di panggung Asia sekaligus membuka perjalanan mereka di ACL Two musim 2026/2027 dengan tiga poin.
Persib Puncaki Grup E
Tambahan tiga angka dari Seoul membuat Persib untuk sementara berada di posisi teratas klasemen Grup E setelah menjalani satu pertandingan.
Kemenangan pada laga pembuka menjadi modal bagi tim asuhan Igor Tolic untuk menghadapi lima pertandingan berikutnya di fase grup. Persib memiliki peluang untuk melanjutkan tren positif tersebut setelah musim sebelumnya perjalanan mereka di kompetisi Asia terhenti pada babak 16 besar.
Perhatian Persib selanjutnya akan beralih ke pertandingan kandang pada matchday kedua Grup E. Maung Bandung dijadwalkan menjamu wakil Vietnam, The Cong-Viettel.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada 14 Oktober 2026.
Persib kini membawa modal tiga poin dari Seoul sebelum melanjutkan perjuangan untuk mengamankan posisi di fase grup ACL Two 2026/2027.
