JAKARTA – Kylian Mbappe mengungkap kisah yang nyaris mengubah perjalanan kariernya sebelum akhirnya memilih Paris Saint-Germain pada 2017.
Saat masih menjadi bintang muda AS Monaco, Mbappe ternyata sempat berada dalam pembicaraan serius dengan Liverpool dan manajer Jurgen Klopp.
Ketertarikan Liverpool muncul ketika Mbappe menjadi salah satu talenta paling diburu klub-klub elite Eropa pada usia 18 tahun.
Liverpool kemudian berusaha mendekati Mbappe, meski klub Inggris tersebut menghadapi persaingan finansial dengan PSG.
Pada akhirnya, PSG mendapatkan Mbappe dengan kesepakatan yang dilaporkan mencapai US$205 juta atau sekitar Rp3,66 triliun berdasarkan kurs terkini.
Nilai tersebut setara dengan sekitar Rp3,66 triliun jika menggunakan kurs US$1 sekitar Rp17.874 pada 22 September 2026.
Namun, Mbappe mengakui Liverpool bukan sekadar rumor karena dirinya sempat berbicara langsung dengan Klopp mengenai kemungkinan pindah ke Anfield.
Dalam wawancara dengan The Athletic, Mbappe mengatakan ibunya justru sangat mendukung jika dirinya menerima tawaran Liverpool.
“Ibu saya sangat menyukai Jurgen Klopp dan Liverpool merupakan tujuan yang paling diinginkannya untuk saya,” kata Mbappe.
Ibunya bahkan datang ke Liverpool untuk melihat langsung stadion, bertemu sejumlah pihak klub, dan merasakan suasana sepak bola di kota tersebut.
“Ia mengatakan klub itu luar biasa, semua orang sangat ramah, terasa seperti keluarga, tetapi juga merupakan klub besar,” ujar Mbappe.
Kunjungan tersebut membuat sang ibu semakin yakin bahwa Liverpool merupakan tempat yang tepat bagi putranya untuk melanjutkan karier.
“Ia pergi ke Anfield dan langsung jatuh cinta dengan tempat itu,” tutur Mbappe mengenai pengalaman ibunya.
Sang ibu juga menyaksikan beberapa pertandingan secara langsung untuk membayangkan bagaimana putranya bermain di hadapan pendukung Liverpool.
Mbappe mengaku sering berdiskusi dengan ibunya mengenai keputusan transfer yang harus diambil pada masa tersebut.
“Saya selalu bertanya, ‘Bagaimana menurutmu, Bu?’ dan dia menjawab, ‘Menurut saya, kamu harus pergi ke Liverpool,’” katanya.
Pertemuan dengan Klopp kemudian menjadi bagian penting dari proses pendekatan Liverpool kepada Mbappe pada musim panas 2017.
Mbappe menyebut Klopp sebagai sosok yang luar biasa dan mengaku memiliki hubungan yang sangat baik serta rasa hormat besar kepada pelatih asal Jerman tersebut.
“Saya bertemu dengannya dan memiliki hubungan yang sangat baik dengannya, serta sangat menghormatinya,” ujar Mbappe.
Yang menarik, pembicaraan tersebut berlangsung secara rahasia di dalam pesawat pribadi yang membawa Klopp dan rombongan menuju Prancis.
Pesawat itu disebut terbang dari Blackpool menuju Nice untuk menjemput Mbappe sebelum berputar-putar di atas wilayah Prancis selama pembicaraan berlangsung.
Klopp kemudian pernah mengungkap pertemuan tersebut kepada publik ketika membahas pendekatan Liverpool terhadap Mbappe.
Mbappe mengingat Klopp saat itu menjelaskan proyek Liverpool sambil pesawat terus berputar di udara selama proses pembicaraan berlangsung.
“Saya mengatakan kepadanya bahwa dia tidak perlu meyakinkan saya karena dia adalah Jurgen Klopp dan Liverpool merupakan klub hebat,” kata Mbappe.
Meski tertarik, Mbappe ketika itu masih memiliki pertimbangan lain yang membuat keputusan akhirnya tidak mengarah ke Liverpool.
“Saya memiliki hal-hal lain dan proyek lain yang juga bagus,” ujar Mbappe saat mengenang situasi tersebut.
Menurut Mbappe, seluruh pilihan yang tersedia tetap menawarkan prospek besar karena dirinya sedang diburu sejumlah klub terbesar dunia.
“Saya tahu keputusan apa pun yang saya ambil akan menjadi keputusan yang baik karena kami sedang membicarakan klub-klub terbesar di dunia,” katanya.
Pada akhirnya, faktor kedekatan dengan Paris menjadi alasan utama Mbappe memilih PSG daripada melanjutkan karier di Inggris.
Mbappe merasa kesempatan membangun nama besar di kota kelahirannya memiliki nilai emosional yang sulit ditandingi tawaran klub lain.
“Saya memilih PSG karena saya lahir dan dibesarkan di Paris, sehingga tidak ada perasaan yang lebih baik daripada membuktikan bahwa saya bisa menjadi bintang di kota sendiri,” ujar Mbappe.
Keputusan tersebut kemudian membawa Mbappe menjalani perjalanan panjang bersama PSG sebelum akhirnya melanjutkan kariernya bersama Real Madrid.
Sementara itu, Liverpool harus menerima kenyataan bahwa salah satu talenta terbesar generasinya pernah berada sangat dekat dengan Anfield.
Catatan sejarah transfer menunjukkan PSG memang menyelesaikan kepindahan Mbappe dari Monaco dengan nilai sekitar €180 juta, menjadikannya salah satu transfer termahal dunia saat itu.
Liverpool sendiri pada Mei 2017 disebut tertarik kepada Mbappe, tetapi klub membantah telah mengajukan tawaran resmi senilai €75 juta seperti yang diberitakan sejumlah media.***