JAKARTA – Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed menjadi penentu keberhasilan tim badminton beregu putra Indonesia meraih medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tampil pada partai kelima final, Ubed mengalahkan tunggal putra China Weng Hongyang dengan skor 23-21, 21-13, Kamis (24/9/2026).
Kemenangan Ubed memastikan Indonesia menundukkan China dengan skor 3-2 setelah sebelumnya tertinggal 0-2. Hasil tersebut sekaligus menjadi emas pertama Indonesia di Asian Games 2026.
Ubed Sempat Tegang di Awal
Pertandingan Ubed berlangsung sengit sejak gim pertama. Ia bahkan sempat tertinggal 17-20 sebelum mampu membalikkan keadaan dan merebut gim pembuka 23-21.
Memasuki gim kedua, Ubed tampil lebih tenang. Ia terus menjaga keunggulan hingga akhirnya menang 21-13 dan memastikan Indonesia menjadi juara beregu putra.
Ubed mengakui dirinya sempat merasa gugup sebelum mampu mengendalikan permainan.
“Ya pastinya perasaannya campur aduk dan alhamdulillah senang juga bisa ngambil poin ini,” ujar Ubed setelah pertandingan.
Tanggung Jawab Besar di Partai Penentu
Ubed menyadari dirinya mendapat tanggung jawab besar karena menjadi pemain terakhir yang turun. Sebelumnya, Indonesia sudah tertinggal dua poin dari China.
Menurut Ubed, dukungan rekan-rekan setim di pinggir lapangan membantunya menjaga fokus hingga pertandingan berakhir. Ia juga mendapat dorongan dari pelatih untuk bermain lebih tenang dan mengejar poin satu demi satu.
Kemenangan ini bukan pertama kalinya Ubed menjadi penentu bagi Indonesia di fase gugur Asian Games 2026. Pada perempat final menghadapi Malaysia, ia juga tampil di partai terakhir dan mengalahkan Eogene Ewe 21-11, 21-11 untuk membawa Indonesia menang 3-2.
Indonesia Comeback dari 0-2
Jalan menuju emas tidak mudah bagi Indonesia. Pada dua partai awal final, Jonatan Christie kalah dari Shi Yuqi dengan skor 13-21, 18-21. Setelah itu, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga harus mengakui keunggulan Liang Weikeng/Wang Chang melalui tiga gim 20-22, 21-19, 14-21.
Indonesia kemudian bangkit lewat Alwi Farhan yang mengalahkan Li Shifeng 23-21, 15-21, 21-16. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin lalu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah menaklukkan He Ji Ting/Liu Yi dengan skor 23-21, 21-10.
Momentum tersebut akhirnya disempurnakan Ubed pada partai kelima.
Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Gelar ini menjadi emas pertama Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Secara khusus, kemenangan tersebut juga mengakhiri penantian Indonesia selama 28 tahun untuk kembali meraih emas beregu putra Asian Games.
Indonesia terakhir menjadi juara pada nomor tersebut di Asian Games Bangkok 1998.
Sebelumnya, Indonesia baru mengoleksi medali perak dan perunggu di Aichi-Nagoya. Tim bulu tangkis putri juga telah menyumbangkan medali perunggu setelah kalah 0-3 dari China di semifinal.
Keberhasilan Ubed menutup final dengan kemenangan membuat tim beregu putra Indonesia membawa pulang medali emas setelah melalui pertandingan dramatis dan bangkit dari ketertinggalan dua poin.