JAKARTA – Timnas Prancis meraih kemenangan atas Belgia dalam lanjutan Nations League setelah Michael Olise mencetak gol penentu pada menit ke-88.
Olise masuk menggantikan Bradley Barcola sekitar 11 menit sebelum mencetak gol yang memastikan kemenangan kedua Prancis secara beruntun.
Namun, seperti dilansir Liverpool.com, pertandingan di Brussels tersebut turut diwarnai keputusan wasit yang memicu perdebatan terkait Barcola.
Barcola Terjatuh di Kotak Penalti
Momen kontroversial terjadi pada pertengahan babak pertama ketika Barcola memanfaatkan kecepatannya untuk menerobos pertahanan Belgia.
Nathan Ngoy berusaha mengejar pemain sayap Prancis tersebut ketika Barcola bersiap melepaskan tembakan di dalam kotak penalti.
Ngoy kemudian melakukan kontak dari belakang hingga Barcola terjatuh, tetapi wasit tidak memberikan hadiah penalti.
Keputusan tersebut diduga didasarkan pada penilaian bahwa kontak yang terjadi merupakan duel bahu dengan bahu.
Suporter Prancis Melancarkan Protes
Keputusan itu langsung mendapat reaksi keras dari sejumlah pendukung Prancis yang menilai Barcola seharusnya memperoleh penalti.
Salah satu suporter menyebut keputusan tersebut memalukan karena tayangan dari beberapa sudut memperlihatkan adanya dorongan dari belakang.
Suporter lain menilai pelanggaran tersebut layak dihukum penalti karena Ngoy tidak memainkan bola ketika melakukan kontak.
Komentar serupa juga bermunculan di media sosial setelah insiden tersebut menjadi salah satu pembicaraan utama pertandingan.
Thierry Henry Ikut Mempertanyakan Wasit
Mantan asisten pelatih Belgia sekaligus pundit Thierry Henry turut mempertanyakan keputusan wasit dalam insiden Barcola.
Henry menyoroti penggunaan istilah “bahu dengan bahu” dan mempertanyakan apakah situasi tersebut memang sesuai dengan definisi duel tersebut.
“Barcola berlari membawa bola, bukan sedang berebut bola dengan Ngoy, yang datang dari belakang dan menggunakan tubuhnya hingga Barcola terjatuh.”
“Menurut saya, itu bukan bahu dengan bahu, karena posisi bahu Barcola sendiri tidak berada dalam situasi kontak seperti yang dijelaskan.”
“Bagi saya, itu adalah penalti,” ujar Henry dalam komentarnya setelah insiden tersebut.
Barcola Akui Kecewa
Barcola sendiri memilih berhati-hati ketika membicarakan keputusan tersebut karena khawatir komentarnya berujung hukuman.
“Saya mungkin akan mendapat masalah jika membicarakannya, tetapi saya harus mengatakan apa yang saya pikirkan.”
“Saya merasakan kontak tersebut, saya berada di dalam kotak penalti dan berusaha melanjutkan permainan.”
“Mungkin wasit melihatnya secara berbeda, tetapi dari posisi saya, kontak itu memengaruhi jalannya permainan.”
“Yang paling membuat frustrasi adalah keputusan seperti ini dapat mengubah pertandingan setelah Anda bekerja selama 90 menit.”
Barcola Minta Konsistensi
Barcola menegaskan dirinya tidak ingin menjadikan wasit sebagai sasaran keluhan, tetapi berharap penerapan aturan dilakukan secara konsisten.
“Saya tidak ingin mengeluhkan wasit di Nations League atau Premier League, saya hanya menginginkan konsistensi.”
“Jika ada kontak yang memengaruhi penyerang, setidaknya situasinya perlu dilihat kembali.”
“Saya mungkin akan didenda karena mengatakan ini, tetapi sejujurnya saya merasa itu adalah penalti,” kata Barcola.
Gol Olise Mengakhiri Perdebatan
Kontroversi tersebut akhirnya tidak menentukan hasil pertandingan setelah Olise mencetak gol kemenangan Prancis pada menit ke-88.
Gol tersebut lahir melalui aksi individu Olise yang memastikan Prancis mengamankan kemenangan kedua berturut-turut di bawah kepemimpinan Zinedine Zidane.
Zidane bahkan merayakan gol tersebut dengan penuh semangat dengan berlari ke sisi lapangan dan menendang bola cadangan.
Prancis selanjutnya dijadwalkan menghadapi Italia pada Jumat dalam upaya mempertahankan catatan kemenangan mereka.***