BEIJING – Alina Charaeva membuat kejutan besar di China Open 2026 setelah menyingkirkan Elena Rybakina dalam pertarungan tiga set.
Petenis Rusia itu mengalahkan Rybakina yang kini menempati peringkat pertama dunia dengan skor 3-6, 6-4, 6-3 pada babak kedua, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Hasil tersebut menjadi salah satu kemenangan terbesar dalam karier Charaeva yang kini menempati peringkat 118 dunia.
Charaeva tampil pantang menyerah setelah kehilangan set pertama dan mampu membalikkan tekanan hingga mengamankan kemenangan.
Kesuksesan itu juga mengantarkan Charaeva ke babak ketiga turnamen WTA 1000 untuk pertama kalinya.
“Saya benar-benar tidak bisa berkata-kata, bermain melawan Elena, yang merupakan petenis nomor satu dunia, adalah pengalaman luar biasa.”
“Saya sangat senang bisa mengendalikan emosi dan memainkan tenis terbaik saya,” ujar Charaeva.
Petenis berusia 24 tahun tersebut mengakui tekanan mental menjadi tantangan besar saat menghadapi Rybakina.
“Saya terus berusaha percaya bahwa saya bisa membalikkan keadaan, dan sepertinya saya tidak pernah berhenti percaya,” ujarnya.
Charaeva sebenarnya mengawali laga dengan rasa gugup karena harus menghadapi petenis nomor satu dunia.
Namun, ia memilih menikmati pertandingan dan tidak membebani diri dengan target kemenangan sejak awal.
Pertandingan di National Tennis Center, Beijing, berlangsung sengit sejak gim pertama dan langsung diwarnai perebutan momentum.
Charaeva sempat membuat Rybakina tertekan dengan mematahkan servis pada gim pembuka pertandingan.
Rybakina kemudian merespons dengan permainan agresif dan berhasil membalikkan keadaan untuk merebut set pertama 6-3.
Set pembuka berlangsung selama 44 menit sebelum Charaeva menemukan kembali ritme permainan terbaiknya.
Pada set kedua, kedua pemain terlibat persaingan ketat dengan beberapa kali saling mematahkan servis.
Charaeva akhirnya mampu menjaga konsistensi permainan dan merebut set kedua dengan skor 6-4.
Pertarungan berlanjut ke set penentuan dengan tekanan semakin besar bagi kedua petenis.
Charaeva memperoleh momentum penting setelah melakukan break untuk membuka keunggulan 4-2 atas Rybakina.
Keunggulan tersebut berhasil dipertahankan hingga Charaeva mengunci set ketiga dengan skor 6-3.
Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan pertama Charaeva atas petenis yang menghuni posisi 10 besar dunia.
Lebih istimewa lagi, Charaeva menjadi salah satu petenis dengan peringkat rendah yang mampu menundukkan petenis nomor satu dunia lewat comeback.
Sejak pemeringkatan WTA diperkenalkan pada 1975, hanya sembilan petenis di luar 100 besar yang mencatat hasil serupa.
Charaeva kini melangkah ke babak ketiga China Open dan akan menghadapi Sonay Kartal pada Senin, 5 Oktober 2026.
Laga berikutnya menjadi kesempatan penting bagi Charaeva untuk melanjutkan kejutan sekaligus memperbaiki posisi di peringkat WTA.
Jika kembali meraih kemenangan, peluang Charaeva menembus 100 besar dunia untuk pertama kalinya semakin terbuka.
Perjalanan Charaeva pada 2026 memang menunjukkan perkembangan signifikan setelah meraih gelar WTA 125 pertamanya di Midland, Amerika Serikat.
Ia juga mencatat penampilan terbaik di level tur dengan mencapai perempat final di Hamburg dan Sao Paulo.
Kini, kemenangan atas Rybakina menjadi pencapaian terbesar Charaeva sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan kariernya.***