JAKARTA – Anthony Sinisuka Ginting menjaga peluang Indonesia meraih gelar Korea Open 2026 setelah memastikan tiket perempat final tunggal putra.
Pebulu tangkis andalan Indonesia itu menyingkirkan wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-16.
Pertandingan babak 16 besar turnamen BWF Super 500 tersebut berlangsung di Yeosu, Korea Selatan, Kamis (5/11/2026) sore.
Hasil positif Ginting berbanding terbalik dengan nasib Alwi Farhan yang harus mengakhiri perjuangannya lebih awal.
Anthony Ginting Tampil Agresif Sejak Awal
Ginting langsung mengambil inisiatif serangan untuk mengendalikan permainan sejak pertandingan dimulai.
Strategi tersebut membuahkan hasil dengan keunggulan empat poin saat memasuki interval gim pertama dalam kedudukan 11-7.
Selepas jeda, pemain Indonesia itu tetap menjaga konsistensi permainan dan mempertahankan jarak keunggulan hingga skor 15-11.
Kesalahan pukulan Ng Ka Long yang keluar lapangan kemudian membuat Ginting semakin nyaman dengan keunggulan 16-11.
Tekanan Ginting terus meningkat hingga dirinya berhasil memperlebar jarak menjadi 18-12 dan memperoleh game point pada kedudukan 20-14.
Meski sempat kehilangan kesempatan pertama, Ginting akhirnya menutup gim pembuka dengan skor 21-15 melalui pukulan tipuan yang gagal diantisipasi lawannya.
Ginting Amankan Tiket Perempat Final
Persaingan pada gim kedua berlangsung lebih sengit karena kedua pemain beberapa kali saling menyamakan kedudukan.
Ginting akhirnya mampu mencapai interval lebih dahulu setelah melewati persaingan ketat pada paruh awal pertandingan.
Memasuki paruh kedua, Ginting meningkatkan intensitas serangan dan langsung mencatatkan tiga poin beruntun untuk unggul 14-10.
Momentum tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik hingga perolehan angka Ginting semakin menjauh menjadi 19-12.
Kesempatan mengakhiri pertandingan datang ketika Ginting mencapai match point pada skor 20-13 setelah pengembalian Ng Ka Long gagal melewati net.
Walaupun tiga peluang awal belum berhasil dimanfaatkan, Ginting akhirnya memastikan kemenangan setelah pukulan lawannya melebar dari bidang permainan.
Skor 21-16 pada gim kedua mengakhiri pertandingan sekaligus mengantarkan Ginting ke babak delapan besar Korea Open 2026.
Alwi Farhan Tersingkir
Keberhasilan Ginting menembus perempat final menjadi hasil positif di tengah kegagalan wakil tunggal putra Indonesia lainnya, Alwi Farhan.
Alwi harus menghentikan langkahnya pada babak 16 besar setelah kalah dari pebulu tangkis Taiwan, Wang Po-Wei.
Kekalahan tersebut cukup mengejutkan karena Alwi berstatus unggulan keempat, sedangkan Wang datang sebagai pemain nonunggulan.
Secara peringkat dunia BWF, Alwi menempati posisi ke-10, jauh di atas Wang yang berada di urutan ke-45.
Namun, perbedaan peringkat tidak menjamin kemenangan setelah Wang mampu membalikkan keadaan dalam pertandingan tiga gim.
Alwi sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik dan merebut gim pertama melalui kemenangan 21-17.
Wang kemudian bangkit pada gim kedua dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan setelah menang tipis 25-23.
Pada gim ketiga, Wang berhasil mempertahankan momentum hingga menutup pertandingan dengan skor 21-15.
Hasil tersebut membuat Alwi tersingkir dari Korea Open 2026, sementara Ginting menjadi wakil Indonesia yang berhasil melangkah ke perempat final dari dua pemain tunggal putra tersebut.***