Mengisi bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kolombo, Sri Lanka, menggelar kegiatan silaturahmi bersama masyarakat Sri Lanka keturunan Jawa di kota Andankulam. Acara ini berlangsung hangat dan penuh nuansa kebersamaan.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Kenneth Jumma ini turut dihadiri oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Sri Lanka dan Maladewa, Dewi Gustina Tobing. Kehadiran Dubes disambut antusias oleh komunitas keturunan Jawa yang menetap di kawasan tersebut.
Menariknya, masyarakat keturunan Jawa di Sri Lanka ini masih fasih menggunakan bahasa Melayu, yang dulunya menjadi bahasa komunikasi utama di Hindia Belanda pada abad ke-16 hingga 18.
Diketahui, pada masa kolonial Belanda, sejumlah tokoh bangsawan dari Nusantara yang menentang penjajahan diasingkan ke Ceylon,sekarang Sri Lanka. Keturunan mereka kini tersebar di berbagai wilayah dan masih menjaga budaya leluhur.
Kunjungan KBRI Kolombo ini bertujuan untuk mempererat hubungan kemasyarakatan antara Indonesia dan Sri Lanka, khususnya dengan komunitas yang memiliki keterikatan sejarah dan budaya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penggalangan Friends of Indonesia di Sri Lanka, terutama dalam bidang spiritual dan sosial kemasyarakatan.
Masyarakat keturunan Jawa di Sri Lanka berharap agar kerja sama dan perhatian dari Pemerintah Indonesia, khususnya melalui KBRI Kolombo, dapat terus berlanjut. Mereka ingin terus terlibat dalam kegiatan-kegiatan bersama yang dapat memperkuat rasa cinta terhadap tanah leluhur mereka, Indonesia.