BALI โ Semangat juang para atlet Indonesia terus berkobar dalam Asian Fencing Championships 2025 (AFC 2025) yang berlangsung di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali.
Tim epee putri Indonesia menunjukkan perkembangan yang menjanjikan dengan mencatat kemenangan atas Kuwait dan menghadapi langsung kekuatan utama Asia, termasuk tim Jepang yang diperkuat atlet-atlet Olimpiade.
Tim epee Indonesia yang diperkuat oleh Weldy De Fretes, Jessyca Emilia, Nazwa Salwa Nissa, dan Fadilah Aprilia Budifirdausi memulai laga melawan tim unggulan Jepang di babak kualifikasi awal, dan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 16โ45.
Namun, Indonesia bangkit dengan meraih kemenangan atas Kuwait 45 โ 31 dan melaju ke pertandingan berikutnya melawan Thailand, di mana perjuangan mereka berakhir dengan skor 30โ45.
Dengan hasil tersebut, tim epee putri Indonesia menempati peringkat ke-12 dari 15 tim dan 58 atlet yang berpartisipasi di nomor ini.
โKami senang bisa melawan atlet-atlet Olimpiade. Walaupun postur tinggi sama, mereka unggul dalam kecepatan dan ketepatan timing. Kami akui, jam terbang mereka jauh di atas kami.โ
โBahkan dari cara pemanasan pun mereka sangat disiplin dan profesional. Mental juara dan attitude mereka luar biasa. Ke depan, kami berharap bisa mengikuti training camp di luar negeri agar bisa berkembang dan bersaing lebih cepat dengan negara lainnya,โ ujar Nazwa Salwa Nissa (18 tahun, Jawa Barat).
Muhamad Indra Hariana, pelatih tim epee putri, menambahkan โPermainan anak-anak cukup bagus. Ini jadi pengalaman sangat berharga, apalagi bisa bertemu langsung dengan tim Jepang dan atlet-atlet Olimpiade. Fokus kami ke depan adalah bisa lebih kompetitif dan mampu bersaing dengan negara-negara Asia Timur.โ
Sementara itu di nomor foil beregu putra, tim Indonesia yang beranggotakan Satriana Dennis Ariadinata, Aldo Pratama Arjoni, Zaydan Kariim, dan Filzah Shidqi harus puas di peringkat ke-20 dari total 20 tim dan 76 fencers.
Tim Indonesia menghadapi Filipina di laga perdana dan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 26โ45. Meski hasil belum maksimal, partisipasi ini tetap menjadi momen pembelajaran penting bagi para atlet muda untuk menghadapi persaingan regional ke depan.
Sekretaris Jenderal PB IKASI, Firtian Judiswandarta, โPB IKASI menegaskan bahwa keikutsertaan atlet-atlet muda dalam AFC 2025 adalah bagian dari strategi jangka panjang pembinaan prestasi dan regenerasi atlet anggar nasional. Target ke depan termasuk peningkatan program pelatihan, partisipasi di training camp internasional, dan kesiapan menghadapi SEA Games serta kualifikasi Olimpiade.โ
Untuk informasi lebih lengkap mengenai skor dan peringkat negara bisa mengunjungi website FencingTimeLive.com .***