Tim Formula 1 Red Bull Racing akhirnya buka suara mengenai alasan mereka mencopot sayap belakang versi โMacarenaโ pada akhir pekan GP Belgia 2026 di Sirkuit Spa-Francorchamps. Tim juara bertahan ini memilih kembali ke desain konvensional demi menghindari risiko keselamatan yang lebih besar.
Keputusan ekstrem ini diambil setelah inovasi sayap belakang putar milik Red Bull kedapatan mengalami malafungsi parah. Masalah teknis tersebut sempat menyebabkan Max Verstappen mengalami kecelakaan saat kualifikasi GP Austria, serta merenggut posisi podium ketiganya di GP Inggris lalu.
โSaya rasa alasannya sudah sangat jelas, bukan?โ jawab Verstappen singkat saat ditanya media mengenai perubahan tersebut. โJadi ya, kami kembali ke desain lama dan akan melihat kapan versi terbaru yang sudah diperbaiki siap digunakan lagi.โ
Kegagalan Mekanis Saat Mode Tikungan
Direktur Teknis Red Bull, Pierre Wache, bersedia memaparkan detail masalah tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa kendala utama terletak pada โmasalah mekanisโ yang terjadi tepat saat komponen sayap belakang tersebut beralih dari mode trek lurus ke mode tikungan. Masalah ini juga berkaitan langsung dengan mekanisme aktuator (actuator mechanism) pada sayap.
Meski demikian, Wache menegaskan bahwa Red Bull sudah menemukan solusinya dan berencana membawa versi yang jauh lebih kuat dan aman pada GP Hungaria akhir pekan depan.
โIni adalah masalah mekanis yang baru kami temukan secara jelas setelah kecelakaan di Silverstone,โ ungkap Wache usai sesi latihan bebas di Belgia. โKami sudah memperbaikinya dan sedang berupaya membuktikan peningkatannya agar siap digunakan di Budapest. Kami tahu apa yang terjadi dan tahu cara memperbaikinya.โ
Saat didesak mengenai detail cara kerja aktuator dan sayap belakang tersebut, Wache menolak membeberkannya karena alasan kerahasiaan performa mobil.
โMaaf, saya tidak ingin terlalu spesifik karena ini adalah bagian dari pengembangan rahasia kami. Sayap ini memberikan keuntungan performa yang besar, jadi kami menganggapnya serius. Kami terus berdiskusi secara internal dengan FIA untuk memastikan mobil ini aman,โ jelasnya.
Dipantau Ketat oleh FIA: Ferrari Punya Desain Berbeda
Mengingat kecelakaan yang dialami Verstappen terjadi dalam kecepatan tinggi, Federasi Otomotif Internasional (FIA) langsung turun tangan menghubungi Red Bull dan Ferrari terkait desain sayap belakang putar mereka.
Sebagai informasi, teknologi sayap berputar ini pertama kali dipelopori oleh Ferrari saat tes pramusim di Bahrain. Kendati konsepnya mirip, Bos Ferrari, Fred Vasseur, menegaskan bahwa desain milik timnya sepenuhnya berbeda dengan milik Red Bull. Vasseur mengklaim Ferrari telah menguji komponen tersebut sejauh 10.000 kilometer tanpa ada kendala satu pun.
โKami sudah membuktikan keamanan komponen kami kepada FIA, tetapi dari sisi kami sendiri (Red Bull), kami memilih untuk lebih berhati-hati. Kami tidak ingin mengambil risiko apa pun di Spa,โ pungkas Wache yang mengisyaratkan sayap โMacarenaโ versi mutakhir ini kemungkinan besar sudah bisa comeback di GP Hungaria, tanpa harus menunggu jeda musim panas Agustus berakhir.