Umat Islam di seluruh dunia tentu mengenal Kiswah, yakni kain permadani penutup bangunan suci Ka’bah di Kota Makkah, Arab Saudi. Tak hanya digunakan untuk melindungi Ka’bah, Kiswah juga dibuat untuk menutupi makam Nabi Muhammad SAW di Madinah.
Kiswah diproduksi di King Abdulaziz Complex, sebuah kompleks yang didirikan oleh Raja Abdulaziz sejak tahun 1927. Lokasinya berada di Distrik Umm Al-Jud, sekitar 17 kilometer sebelah barat dari pusat Kota Makkah.
Kompleks ini bukan hanya tempat produksi Kiswah, tetapi juga menjadi destinasi wisata sejarah yang memperlihatkan evolusi Kiswah dari masa ke masa, termasuk proses pembuatan kainnya yang indah dan mewah. Permadani ini dihiasi dengan guratan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan dirancang dengan teknik tingkat tinggi.
Produksi Kiswah menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi yang didatangkan langsung dari Jerman, untuk memastikan daya tahan terhadap cuaca ekstrem di Makkah. Setiap tahunnya, Pemerintah Arab Saudi mengalokasikan dana sekitar 25 juta riyal, atau setara Rp108 miliar, untuk memproduksi Kiswah.
Kiswah diganti setiap tahun pada musim haji dan dikerjakan secara manual oleh tangan-tangan terampil, sebagai bentuk penghormatan tinggi terhadap bangunan paling suci dalam Islam.