Kabar gembira datang dari panggung industri kreatif tanah air. Presiden RI Prabowo Subianto dipastikan bakal memberikan hadiah tambahan sebagai bentuk apresiasi khusus kepada lima desainer top yang berhasil masuk ke babak final sayembara Logo HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Suntikan bonus dari Kepala Negara ini menjadi angin segar, melengkapi hadiah utama senilai Rp100 juta yang sebelumnya sudah dijanjikan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) bagi pemenang utama.
Hasil Voting: Karya Fajar Novario Asal Padang Keluar Sebagai Pemenang
Pemerintah secara resmi telah meluncurkan logo peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Proses pemilihan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara langsung lewat sistem voting online yang digelar sejak 24 hingga 28 Juti 2026 kemarin.
Hasilnya, dari total 68 ribu masyarakat yang ikut menyumbangkan suara, logo nomor urut dua sukses keluar sebagai pemenang mutlak. Logo tersebut merupakan buah karya indah dari Fajar Novario, seorang desainer grafis berbakat asal Kota Padang, Sumatra Barat, yang berhasil meraup 44,73 persen suara.
Penetapan resmi ini diumumkan langsung dalam jumpa pers oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro, bersama Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (29/6/2026).
Bocoran Hadiah Tambahan Langsung dari Presiden
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, membocorkan adanya kejutan manis dari Presiden Prabowo Subianto untuk seluruh finalis sayembara. Meskipun belum menyebutkan nominal pastinya, Riefky memastikan seluruh finalis akan mendapatkan penghargaan yang layak dari Istana.
“Dan mengenai hadiah, kalau dari Kementerian Ekonomi Kreatif untuk pemenang pertamanya Rp100 juta, tetapi tadi ada kabar baik bahwa dari Presiden, dari Bapak Presiden juga akan ada penambahan apresiasi kepada lima orang desainer yang masuk ke final pemilihan ini. Begitu,” ujar Menteri Riefky Harsya.
Pada perayaan sejarah tahun ini, HUT Kemerdekaan RI ke-81 mengusung tema besar yang sarat makna, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Pemerintah menegaskan bahwa tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah ikhtiar kolektif untuk menegakkan kedaulatan bangsa, mewujudkan keadilan sosial yang nyata, serta mencetak kemakmuran yang merata bagi seluruh lapisan rakyat Indonesia, selaras dengan nafas suci Pancasila.