JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Senin (2/11/2026). Sementara itu, sejumlah wilayah ibu kota lainnya diprediksi mengalami cuaca udara kabur hingga berawan.
Dalam prakiraan cuaca yang dirilis Minggu (1/11/2026) malam, BMKG menyebut kondisi cuaca di DKI Jakarta cenderung bervariasi sepanjang hari. Perbedaan kondisi tersebut membuat masyarakat perlu memperhatikan perkembangan cuaca, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Jakarta Selatan diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu udara berkisar 25–32 derajat Celsius dan kelembapan 61–95 persen. Potensi hujan serupa juga diperkirakan terjadi di Jakarta Timur, dengan suhu 25–31 derajat Celsius serta kelembapan mencapai 64–97 persen.
BMKG mengimbau masyarakat di kedua wilayah tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan hujan, terutama bagi warga yang memiliki mobilitas tinggi.
“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca serta menyiapkan perlengkapan antihujan, khususnya bagi warga yang beraktivitas di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur,” tulis prakirawan BMKG dalam laporan tersebut.
Sementara itu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat diprakirakan mengalami kondisi udara kabur. Suhu di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara diperkirakan berada pada kisaran 26–30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan masing-masing 66–92 persen dan 69–90 persen.
Adapun Jakarta Barat diprediksi memiliki suhu udara 25–31 derajat Celsius dengan kelembapan berkisar 65–94 persen.
Berbeda dengan lima wilayah kota administrasi tersebut, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu diprakirakan mengalami cuaca berawan. Suhu udara di kawasan ini berada pada kisaran 27–30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 71–82 persen.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan kondisi atmosfer yang dapat memengaruhi aktivitas harian. Warga yang berencana bepergian atau melakukan kegiatan di luar ruangan juga disarankan memantau pembaruan informasi prakiraan cuaca secara berkala.
Dengan kondisi cuaca yang berbeda di setiap wilayah, masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas dan menyiapkan perlengkapan sesuai potensi cuaca di lokasi masing-masing.