YOGYAKARTA — PSIM Yogyakarta menunjukkan kebangkitan impresif dengan membalikkan keadaan untuk menaklukkan Borneo FC dengan skor 2-1. Sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama, Laskar Mataram berhasil mencetak dua gol balasan selepas turun minum sekaligus mengamankan kemenangan perdana pada kompetisi musim ini.
Borneo FC lebih dahulu membuka keunggulan melalui Asgal Habib pada menit ke-33. Gol tersebut tercipta setelah pemain Borneo FC memaksimalkan skema serangan bola langsung (direct ball) yang berhasil menembus pertahanan PSIM Yogyakarta.
Tertinggal satu gol membuat PSIM berupaya meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. Sejumlah pergantian pemain turut dilakukan untuk memberikan tenaga baru sekaligus mengubah arah permainan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-57. Adrian Purzycki berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan tarik yang dilepaskan Raka Cahyana. Gol itu mengubah kedudukan menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan peluang tuan rumah untuk membalikkan keadaan.
PSIM tidak membutuhkan waktu lama untuk berbalik unggul. Tujuh menit setelah gol penyeimbang, tepatnya pada menit ke-64, Savio Sheva mencetak gol kedua melalui tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti.
Sepakan terukur Savio gagal dibendung penjaga gawang Borneo FC. Gol tersebut membawa PSIM unggul 2-1 dan menjadi penentu kemenangan Laskar Mataram dalam pertandingan tersebut.
Hasil positif ini menjadi kemenangan sekaligus raihan tiga poin perdana PSIM Yogyakarta pada kompetisi musim ini. Tambahan poin tersebut mendongkrak posisi Laskar Mataram ke peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi lima poin.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat Borneo FC gagal menambah perolehan angka. Tim berjuluk Pesut Etam itu masih tertahan di peringkat ke-13 dengan sembilan poin.
Kemenangan atas Borneo FC menjadi hasil penting bagi PSIM setelah mampu mengubah ketertinggalan menjadi keunggulan hanya dalam rentang tujuh menit pada babak kedua.