JAKARTA — Pengguna jalan tol di wilayah Jabotabek diminta mengantisipasi perubahan arus lalu lintas seiring adanya pekerjaan rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik ruas tol hingga 1 September 2026. Selama pekerjaan berlangsung, sejumlah lajur serta akses masuk dan keluar tol akan ditutup sementara secara bertahap.
Pekerjaan pemeliharaan tersebut dilakukan PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM). Rekonstruksi mencakup sejumlah titik di Ruas Tol Jagorawi, Jakarta Outer Ring Road (JORR) E, JORR W2S, serta Jalan Tol Jakarta–Tangerang.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengatakan pekerjaan dilakukan untuk menjaga kondisi jalan sekaligus memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi pengguna jalan tol. Pelaksanaan rekonstruksi juga dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.
“Pekerjaan rekonstruksi perkerasan dilakukan secara bertahap pada sejumlah lajur maupun akses keluar-masuk jalan tol. Pelaksanaan pekerjaan di setiap titik tetap mempertimbangkan kondisi lalu lintas agar kegiatan konstruksi dapat berjalan dengan aman, sementara operasional jalan tol tetap berlangsung,” ujar Widiyatmiko dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/8/2026).
Selama proses perbaikan berlangsung, ruas yang menjadi lokasi pekerjaan akan mengalami penutupan sementara. Namun, lajur lain di sekitar lokasi tetap dioperasikan untuk menjaga kelancaran mobilitas kendaraan.
Di Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta, pekerjaan dilakukan di On Ramp Sentul 2 serta Lajur 1 pada KM 25+375 hingga KM 25+225. Rekonstruksi dijadwalkan berlangsung mulai Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB hingga Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.
Sementara itu, sejumlah titik di Ruas Tol JORR E juga menjadi lokasi perbaikan. Pekerjaan dilakukan di Lajur 1 On Ramp Cikunir 1, Lajur 1 On Ramp Kalimalang 1, serta Lajur 1 Off Ramp Cakung Barat mulai 24 Agustus hingga 28 Agustus 2026.
Selanjutnya, rekonstruksi akan dilakukan di Lajur 1 Off Ramp Bambu Apus dan Lajur 1 On Ramp Cakung Timur pada 28 Agustus hingga 31 Agustus 2026. Pada periode yang sama, pekerjaan juga dilaksanakan di Lajur 1 KM 17+850 hingga KM 18+780, dengan jadwal mulai 28 Agustus pukul 21.00 WIB hingga 31 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.
Pekerjaan pemeliharaan juga berlangsung di Ruas Tol JORR W2S. Sejumlah titik yang terdampak antara lain Lajur 1 On Ramp dan Off Ramp Veteran 1 serta Lajur 1 Off Ramp Bintaro Viaduct. Kedua titik tersebut dikerjakan mulai 24 Agustus hingga 28 Agustus 2026.
Adapun di Lajur 2 Off Ramp Pondok Ranji, pekerjaan rekonstruksi dijadwalkan berlangsung mulai Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB hingga Senin, 31 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.
Untuk Ruas Tol Jakarta–Tangerang, pekerjaan dilakukan di beberapa titik secara bertahap. Di arah Tangerang, rekonstruksi Lajur 2 pada KM 16+670 hingga KM 16+705 dijadwalkan berlangsung mulai 25 Agustus pukul 23.00 WIB hingga 28 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.
Pekerjaan berikutnya di arah Tangerang dilakukan di Lajur 2 KM 12+575 hingga KM 12+665, mulai 28 Agustus pukul 23.00 WIB hingga 31 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.
Sementara di arah Jakarta, rekonstruksi dilakukan di Lajur 2 KM 26+245 hingga KM 26+220. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung mulai Minggu, 30 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB hingga Selasa, 1 September 2026 pukul 05.00 WIB.
Widiyatmiko mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi perlambatan maupun kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan. Pengendara disarankan mengatur waktu perjalanan dan menyesuaikan rute apabila diperlukan.
Selain itu, pengguna jalan diminta tetap berhati-hati saat melintasi area pekerjaan, mengurangi kecepatan kendaraan, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.



