Seri balapan utama MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island terpaksa dibatalkan akibat terganjal regulasi keselamatan helikopter medis. Keputusan pahit ini diambil setelah penyelenggara sempat menunda jadwal balapan selama beberapa jam dan membatalkan seluruh sesi Warm Up serta balapan kelas Moto2 dan Moto3.
Sebagai bentuk salam perpisahan bagi para penggemar di Phillip Island—sebelum posisinya digantikan oleh sirkuit perkotaan di Adelaide mulai tahun depan—para pembalap tetap diizinkan mengaspal di lintasan untuk sekadar melakukan parade lap.
Lintasan Tampak Layak, Mengapa Tetap Dibatalkan?
Jika hanya memantau dari layar televisi, kondisi lintasan Phillip Island saat sesi parade lap sebenarnya terlihat cukup kondusif dan relatif aman untuk dipacu kendaraan.
Namun, masalah utama penundaan dan pembatalan ini bukan terletak pada kondisi aspal, melainkan pada aspek keselamatan darurat medis. Helikopter medis memerlukan tingkat jarak pandang (visibility) tertentu agar diizinkan terbang. Selain itu, jarak pandang minimal tersebut wajib bertahan secara stabil selama 60 menit berturut-turut, baik di lokasi sirkuit maupun di area rumah sakit rujukan terdekat.
Penjelasan Direktur Balap MotoGP: Terkendala Jarak Rumah Sakit
Direktur Balap MotoGP, Graham Webb, menjelaskan bahwa cuaca buruk melanda wilayah Phillip Island sekaligus Kota Melbourne. Hal ini menutup celah aman penerbangan darurat bagi tim medis.
“Secara prinsip, ada keterbatasan bagi helikopter medis untuk terbang. Cuaca buruk terjadi di Melbourne dan di sini (Phillip Island). Ada dua titik lokasi yang harus sama-sama memberi sinyal ‘aman’. Helikopter membutuhkan durasi jendela cuaca (weather window) sekitar 60 menit di kedua tempat agar kami dapat memulai balapan,” terang Webb kepada MotoGP.com.
“Semuanya demi standar keselamatan. Kami harus memastikan bahwa jika terjadi kecelakaan atau keadaan darurat di lintasan, tim medis bisa mengevakuasi pembalap ke rumah sakit secara cepat,” tambahnya.
Alasan Ambulans Darat Tak Bisa Jadi Solusi
Webb menambahkan, di sebagian besar sirkuit balap dunia, pihak penyelenggara bisa mengandalkan penanganan jalur darat menggunakan mobil ambulans jika helikopter terkendala cuaca. Namun, skenario tersebut mustahil diterapkan di Phillip Island.
Berdasarkan regulasi resmi Dorna dan FIM, jarak tempuh evakuasi darat ke rumah sakit rujukan maksimal adalah 45 menit.
“Di sebagian besar sirkuit, kami bisa menggunakan jalur darat dengan ambulans karena jaraknya di bawah 45 menit. Sayangnya, jarak rumah sakit rujukan dari Sirkuit Phillip Island memakan waktu lebih dari 45 menit perjalanan darat. Karena itu, kami sangat bergantung pada ambulans udara. Sangat disayangkan, tetapi faktor keselamatan tetap yang utama,” pungkas Webb.
Pembatalan ini menutup riwayat panjang penyelenggaraan ajang MotoGP di Sirkuit Phillip Island dengan catatan emosional, sebelum kompetisi berpindah ke trek anyar di Adelaide pada musim mendatang.