JAKARTA – Masa depan Trent Alexander-Arnold di Real Madrid mulai dipertanyakan setelah bek kanan asal Inggris itu kesulitan mendapatkan tempat reguler pada awal musim 2026/2027.
Pemain berusia 28 tahun tersebut dikabarkan berpeluang kembali ke Liverpool pada awal 2027, meski saat ini masih berstatus pemain pinjaman di Real Madrid.
Situasi itu membuka kemungkinan reuni Alexander-Arnold dengan Liverpool, klub yang membesarkan namanya sebelum ia meninggalkan Anfield untuk melanjutkan karier di Spanyol.
Minim Menit Bermain di Real Madrid
Penampilan Alexander-Arnold pada awal musim La Liga dan Liga Champions dilaporkan belum memenuhi harapan, dengan catatan hanya tiga kali tampil di kedua kompetisi tersebut.
Minimnya kesempatan bermain membuat masa depannya bersama Los Blancos semakin tidak menentu, terlebih ia terbiasa menjadi pilihan utama ketika masih memperkuat Liverpool.
Persaingan di sektor bek kanan juga semakin ketat setelah Real Madrid dikabarkan memiliki Denzel Dumfries, sementara Federico Valverde turut memberikan opsi tambahan bagi pelatih Jose Mourinho.
Kondisi tersebut memaksa Alexander-Arnold bekerja lebih keras untuk merebut posisi inti, bahkan ia dilaporkan harus duduk di bangku cadangan ketika Real Madrid menghadapi lima klub Eropa.
Liverpool Jadi Opsi yang Menarik
Di tengah ketidakpastian tersebut, Chelsea dan Arsenal disebut ikut memantau situasi Alexander-Arnold untuk mempertimbangkan peluang merekrutnya.
Meski demikian, Liverpool dikabarkan menjadi pilihan yang lebih menarik bagi sang pemain karena memiliki ikatan emosional dengan klub yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Kembalinya Alexander-Arnold ke Anfield berpotensi menjadi solusi bagi pemain yang membutuhkan kesempatan bermain lebih konsisten sekaligus membuka peluang bagi Liverpool untuk kembali memanfaatkan kemampuannya.
Kualitas Umpan Jadi Modal Utama
Alexander-Arnold dikenal sebagai bek kanan dengan kemampuan distribusi bola yang menonjol, terutama melalui umpan silang akurat, visi permainan, dan kemampuannya membangun serangan dari lini belakang.
Karakteristik tersebut membuatnya memiliki nilai taktis tersendiri, meskipun persaingan ketat di Real Madrid saat ini membatasi kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya secara maksimal.
Namun, peluang kembali ke Liverpool masih sebatas kabar yang beredar dan belum dapat dipastikan sebagai keputusan resmi dari klub maupun sang pemain.
Perkembangan situasi pada awal 2027 akan menjadi penentu apakah Alexander-Arnold melanjutkan perjuangannya di Madrid atau membuka lembaran baru bersama klub yang membesarkan namanya.***