JAKARTA — Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Raya Bekasi, tepatnya di depan Kramayudha, Cakung, Jakarta Timur, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan mobil pemadam kebakaran (damkar), bus Transjakarta, ambulans, truk diesel, serta dua mobil pribadi.
Satu orang dilaporkan mengalami luka dalam insiden tersebut. Korban merupakan pengemudi truk diesel yang dievakuasi dari kendaraannya untuk mendapat perawatan di rumah sakit.
Kecelakaan diduga bermula ketika armada damkar melaju dari arah Pulogadung menuju Bekasi. Saat melintas di persimpangan Jalan Rajiman, sebuah mobil pribadi disebut tiba-tiba melakukan manuver putar arah dari jalur berlawanan.
Manuver tersebut diduga membuat pengemudi damkar terkejut dan berusaha menghindari benturan. Kemudi kemudian dibanting secara mendadak hingga kendaraan pemadam kehilangan kendali dan menabrak sejumlah kendaraan yang berada di jalurnya.
Sarbini, warga yang berada di sekitar lokasi, mengatakan kejadian berlangsung cepat. Menurut dia, mobil pribadi yang melakukan putar arah muncul dari jalur berlawanan sebelum kemudian terjadi rangkaian benturan.
“Tiba-tiba saja ada mobil pribadi yang putar arah dari jalur berlawanan di perempatan Rajiman. Pengemudi damkar sepertinya kaget, lalu buang setir dan menabrak kendaraan lain,” ujar Sarbini di lokasi kejadian, Senin (28/9/2026).
Benturan kemudian mengenai beberapa kendaraan yang berada di sekitar lokasi. Selain armada damkar, kendaraan yang terlibat antara lain bus Transjakarta, ambulans, truk diesel, serta dua mobil pribadi jenis sedan dan Honda Jazz.
Salah satu pengemudi mobil pribadi yang menjadi korban, Tarsono, mengatakan dirinya saat itu tengah berkendara di lajur kanan. Ia mengaku tiba-tiba kendaraannya dihantam dari arah samping oleh mobil pemadam kebakaran.
“Saya posisi berada di sebelah kanan, lalu tiba-tiba ditabrak oleh mobil pemadam kebakaran. Kalau diperkirakan ada sekitar enam kendaraan yang kena hantam,” kata Tarsono.
Tarsono mengatakan dirinya tidak mengalami luka akibat kecelakaan tersebut. Meski demikian, benturan membuatnya sempat mengalami syok dan tubuhnya gemetar.
“Alhamdulillah saya tidak luka-luka, cuma terasa gemetar saja,” tuturnya.
Sementara itu, pengemudi truk diesel menjadi satu-satunya korban yang dilaporkan mengalami luka dalam kecelakaan tersebut. Korban kemudian dievakuasi dari kabin kendaraan oleh warga dan petugas untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.
Kanit Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta membenarkan adanya kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan tersebut. Namun, penanganan perkara kini telah diambil alih oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
“Betul, penanganan kasusnya sudah diambil alih dan ditangani oleh Polda Metro Jaya,” kata Darwis saat dikonfirmasi.
Usai kecelakaan, petugas gabungan melakukan evakuasi terhadap seluruh kendaraan yang mengalami kerusakan dan sempat menutup badan jalan. Enam kendaraan yang terlibat berhasil dipindahkan dari lokasi sekitar pukul 12.00 WIB.
Petugas juga membersihkan material dan sisa-sisa kecelakaan dari badan jalan. Setelah proses evakuasi dan pembersihan selesai, arus lalu lintas di Jalan Raya Bekasi, kawasan Cakung, yang sempat mengalami kemacetan panjang kembali terurai sekitar pukul 12.30 WIB.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut masih dalam penyelidikan Polda Metro Jaya. Kronologi awal mengenai manuver mobil pribadi dan upaya damkar menghindari benturan masih berdasarkan keterangan saksi di lokasi dan belum menjadi kesimpulan resmi penyidik.