Seekor sapi jenis Limosin berbobot monster, 1,1 ton, terpilih menjadi hewan kurban bantuan kemasyarakatan (banmas) dari Presiden Prabowo Subianto untuk wilayah Kota Serang, Banten. Sapi raksasa yang diberi nama Bobi ini lahir dan dibesarkan di sebuah peternakan lokal di kawasan Walantaka, Kota Serang.
Sang pemilik peternakan, Budi Tohara, menceritakan bahwa jalan Bobi menjadi “sapi pilihan presiden” bermula saat Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Serang melakukan inspeksi kesehatan rutin ke kandangnya. Postur Bobi yang luar biasa besar dan prima langsung mencuri perhatian para petugas.
“Awalnya pihak dinas melakukan pemantauan kesehatan sapi-sapi di sini. Nah, mereka tertarik dengan sapi spesial ini (Bobi) dan berencana mengajukannya untuk banmas sapi Presiden,” kenang Budi dengan penuh rasa bangga, Jumat (22/5/2026). “Alhamdulillah, saya sudah dipanggil ke tingkat provinsi untuk persetujuan akhir.”
Perawatan Sultan: Dimandikan 3 Kali Sehari demi Cegah Stres
Bobot jumbo dan kebugaran fisik yang dimiliki Bobi tidak datang begitu saja. Agus Purwanto, perawat setia yang bertanggung jawab penuh atas tumbuh kembang Bobi, mengungkapkan bahwa sapi ini mendapatkan perlakuan super istimewa bak seorang “sultan”.
Salah satu rahasia di balik ketenangan dan kesehatan Bobi adalah ritual mandi tiga kali sehari yang dijadwalkan secara ketat. Menurut Agus, kebersihan tubuh sangat krusial untuk menekan tingkat stres pada sapi berukuran besar.
“Kita rawat dengan sangat intensif, benar-benar kita perlakukan seperti manusia. Dari pagi buta dia sudah harus dimandikan,” selor Agus.
Rumus Makan Ketat demi Hindari Perut Kembung
Selain kebersihan, manajemen pakan Bobi dihitung menggunakan persentase yang sangat presisi agar terhindar dari penyakit pencernaan mematikan seperti kembung akut (bloat). Bobi mengonsumsi dua jenis makanan utama, yaitu pakan komboran (konsentrat basah) dan pakan hijauan segar.
-
Pakan Komboran: Diberikan dua kali sehari (pagi dan sore) dengan porsi minimal 2 persen dari total berat badannya.
-
Pakan Hijauan: Diberikan sebanyak 10 persen dari bobot badannya, yang dibagi ke dalam tiga sesi makan (pagi, siang, dan malam).
Agus menambahkan, ada aturan baku yang tidak boleh dilanggar dalam memberi makan Bobi. “Pakan hijauan wajib diberikan dengan jeda minimal satu jam setelah Bobi menghabiskan komborannya. Sapi tidak boleh langsung diberi rumput setelah makan komboran agar lambungnya aman,” pungkasnya. Berkat disiplin tinggi inilah, Bobi kini siap menjadi berkah kurban utama di Kota Serang.