Bersiaplah menghadapi silly season paling liar di Formula 1. Tim Haas secara resmi telah memetakan linimasa krusial untuk menentukan susunan pembalap mereka menjelang musim 2027. Pasar pembalap untuk musim 2027 diprediksi akan sangat volatil dan penuh kejutan, mengingat seluruh tim tengah bersiap menghadapi perombakan regulasi mesin dan teknis besar-besaran.
Dua pembalap utama Haas saat ini, Esteban Ocon dan pembalap muda berbakat Ollie Bearman, berada di ujung tanduk karena kontrak mereka akan habis pada akhir musim ini.
Masa depan Bearman kemungkinan besar masih disetir oleh keputusan Scuderia Ferrari. Namun, dengan indikasi kuat bahwa Lewis Hamilton dan Charles Leclerc akan tetap bertahan di tim berlogo kuda jingkrak tersebut, pembalap muda Inggris ini diprediksi kuat akan tetap setia membela Haas.
Semprot Media: Amukan Kasar Bos Haas Soal Masa Depan Ocon
Berbeda dengan Bearman, masa depan Esteban Ocon di Haas diselimuti awan gelap. Rumor miring menyebutkan adanya keretakan hubungan yang parah antara pembalap Prancis itu dengan internal tim Haas. Meskipun Ocon sempat membantah keras isu tersebut di GP Kanada dengan menyebutnya sebagai “omong kosong belaka”, situasi di garasi justru terasa semakin memanas.
Ketegangan mencapai puncaknya saat Team Principal Haas, Ayao Komatsu, meluapkan emosinya dengan kata-kata kasar di hadapan para jurnalis ketika ditanya kapan keputusan final terkait pembalap 2027 akan diambil.
“Sekitar waktu sekarang ini, ya Mei, Juni, Juli,” jawab Komatsu ketus. “Saya rasa semua tim sedang memantau pasar pembalap untuk musim depan. Bukan cuma kami, tapi semua orang.”
Suasana semakin tegang saat media mencoba mendesaknya untuk membuat keputusan di tempat jika harus memilih nasib Ocon hari ini. Komatsu langsung menyemprot balik pertanyaan tersebut dengan geram.
“Saya rasa pertanyaan seperti ini cuma bakal bikin kekacauan (create some s**), kan?” semprot Komatsu. “Karena orang-orang bakal memotong ucapan saya dan menulis, ‘Oh, Ayao bilang kalau diputuskan sekarang, Anda akan lanjut dengan Esteban, atau tidak lanjut dengan Esteban’. Mereka akan mencabut ucapan saya dari konteksnya, jadi saya tidak akan menjawab pertanyaan itu!”
Performa Jeblok Ocon dan Radar Pembalap Pengganti
Sikap defensif Komatsu dinilai wajar mengingat performa Ocon yang terus merosot. Sejak bergabung dengan Haas pada awal 2025, pembalap yang pernah memenangi Grand Prix ini justru sering kali dipecundangi oleh rekan setimnya yang jauh lebih minim pengalaman, Ollie Bearman. Bahkan pada sesi latihan di Kanada, Ocon kembali melakukan kesalahan dan menabrak pembatas lintasan.
Proyek ambisius Haas saat mendatangkan Ocon dari Alpine kini menyisakan tanda tanya besar. Jika hubungan ini akhirnya kandas di tengah jalan, Haas sudah mengantongi beberapa opsi matang untuk mengisi kursi kosong tersebut:
-
Jack Doohan: Mantan pembalap Alpine yang saat ini setia mengabdi sebagai pembalap cadangan (reserve driver) Haas.
-
Yuki Tsunoda: Pembalap asal Jepang yang kehilangan kursinya di Red Bull pada akhir musim lalu. Nama Tsunoda mencuat ke permukaan karena dianggap sangat cocok dengan koneksi Jepang antara Haas dan kemitraan strategis mereka bersama Toyota.