JAKARTA – Film Supergirl mengalami debut mengecewakan dengan pendapatan hanya 38 juta dolar AS dari 3.600 bioskop di Amerika Utara dan 68 juta dolar AS secara global. Warner Bros. dan DC Studios menargetkan perolehan domestik sekitar 50–55 juta dolar AS pada akhir pekan, angka yang dinilai kurang memuaskan untuk film berbiaya produksi besar mencapai 170 juta dolar AS, belum termasuk pemasaran.
Dengan perhitungan distribusi keuntungan bioskop, film ini diperkirakan harus meraup setidaknya 300–375 juta dolar AS untuk mencapai titik impas. Namun, penerimaan publik dan kritik tidak mendukung. Supergirl hanya meraih 56% di Rotten Tomatoes dan nilai “B-” dari CinemaScore, dengan penonton awal didominasi pria (59%).
Dilansir Variety, Senin (29/6/2026), film yang dibintangi Milly Alcock sebagai Supergirl ini disutradarai Craig Gillespie dan ditulis Ana Nogueira. Ceritanya menampilkan petualangan kosmik bersama Krypto si Anjing Super dan seorang gadis alien bernama Ruthye.
Kehadiran Supergirl menjadi ujian bagi DC Universe yang baru dibangun James Gunn dan Peter Safran. Setahun sebelumnya, Superman sukses meraih 618 juta dolar AS secara global. Namun, debut Supergirl menunjukkan hambatan awal dalam ambisi Warner Bros. Discovery menciptakan waralaba besar yang mampu menyaingi Marvel Cinematic Universe.