JAKARTA – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,3 mengguncang perairan selatan Pulau Balut, Filipina, Kamis, 6 Agustus 2026, pada pukul 05.41 waktu setempat.
Pusat gempa berada di koordinat 4,52 Lintang Utara dan 125,36 Bujur Timur.
Episentrum tercatat sekitar 99 kilometer arah selatan-barat daya Pulau Balut di wilayah Sarangani, Davao Occidental.
Badan Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) melaporkan gempa terjadi pada kedalaman dangkal sekitar 10 kilometer.
Berdasarkan analisis awal, gempa dipicu aktivitas pergerakan lempeng tektonik di kawasan tersebut.
Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah Filipina bagian selatan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Intensitas III tercatat di Sta. Maria, Davao Occidental, Malungon, Sarangani, serta Tupi, South Cotabato.
Intensitas II dirasakan di Kota Digos, Maitum, Malapatan, Maasim, Kiamba, Banga, dan Palimbang.
Getaran dengan Intensitas I juga dilaporkan warga di Kota Davao, Kidapawan, Magsaysay, Surallah, Tampakan, Isulan, Esperanza, dan Kalamansig.
PHIVOLCS menyatakan gempa ini merupakan gempa susulan dari rangkaian gempa besar yang mengguncang wilayah lepas pantai Sarangani dan Davao Occidental pada Juni 2026.
“Gempa ini merupakan gempa susulan dari gempa Mw7,8 di lepas pantai Sarangani dan gempa Mw6,5 di lepas pantai Davao Occidental yang terjadi pada Juni 2026,” demikian keterangan PHIVOLCS.
Meski bermagnitudo cukup besar, PHIVOLCS menegaskan gempa tersebut tidak diperkirakan menimbulkan kerusakan.
Lembaga itu juga menyebut tidak ada indikasi akan terjadi gempa susulan yang signifikan berdasarkan analisis otomatis.
Masyarakat diminta tetap mengikuti pembaruan informasi melalui kanal resmi PHIVOLCS apabila terjadi perubahan situasi.***


