SULTENG – Wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, diguncang gempa bumi bermagnitudo 2,9 pada Minggu siang, 2 November 2025. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan atau korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa pusat gempa berada di darat, tepatnya pada kedalaman 17 kilometer. Getaran dirasakan warga setempat dengan skala intensitas II-III Modified Mercalli Intensity (MMI), yang berarti getaran terasa oleh sebagian orang dan dapat menyebabkan benda ringan bergoyang.
“Mag: 2.9, 02-Nov-25 13:47:31 WIB, Lok: 4.02 LS, 121.83 BT (Pusat gempa berada di darat 10 km barat daya Kolaka Timur),” tulis laman X @infoBMKG.
BMKG menambahkan bahwa gempa ini termasuk dangkal, sehingga getarannya cukup terasa di permukaan. “Kedalaman gempa 17 Km dan dirasakan (MMI) II-III Kolaka Timur,” demikian keterangan BMKG.
Pihak berwenang setempat masih memantau situasi pasca-gempa untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meski magnitudo relatif kecil. Informasi lebih lanjut akan diperbarui seiring data terkini dari BMKG.