JAKARTA – Selat Sunda kembali diguncang gempa bumi pada Kamis, 2 Juli 2026, dengan magnitudo terkonfirmasi 4,7 berdasarkan pembaruan data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Gempa terjadi pada pukul 09.42.29 WIB dan berasal dari wilayah Selat Sunda dengan pusat gempa berada pada koordinat 5,92 Lintang Selatan dan 105,65 Bujur Timur.
Hasil analisis akhir menunjukkan gempa memiliki magnitudo 4,7 setelah sebelumnya mengalami beberapa kali pembaruan otomatis selama proses pengolahan data.
BMKG mencatat pusat gempa berada di kedalaman 114 kilometer sehingga tergolong sebagai gempa dengan sumber yang relatif dalam.
Riwayat pemrosesan menunjukkan besaran gempa sempat berubah mulai dari magnitudo 4,2 hingga mencapai 5,0 sebelum akhirnya dikonfirmasi pada magnitudo 4,7.
Perubahan parameter tersebut merupakan proses normal karena sistem terus menerima tambahan data dari jaringan stasiun seismik.
Data final menyebutkan gempa telah berstatus terkonfirmasi setelah melalui analisis terhadap puluhan rekaman gelombang seismik.
Lokasi episentrum berada di kawasan Selat Sunda yang merupakan salah satu wilayah aktif akibat pertemuan sejumlah struktur tektonik.
Selain parameter utama, BMKG juga merilis hasil analisis mekanisme sumber gempa melalui pemodelan moment tensor.
Hasil tersebut memperlihatkan karakter pergerakan batuan yang menjadi penyebab terjadinya pelepasan energi di bawah permukaan bumi.
Analisis moment tensor menggunakan data dari sekitar 20 stasiun seismik untuk memperoleh solusi mekanisme gempa yang lebih akurat.
Hingga data terakhir diperbarui, informasi yang ditampilkan merupakan hasil analisis resmi BMKG dengan status telah dikonfirmasi.
Masyarakat diimbau tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG apabila terdapat pembaruan mengenai aktivitas kegempaan di kawasan tersebut.***