Akses transportasi dan arus lalu lintas di jantung Ibu Kota, khususnya di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, resmi dibuka kembali untuk kendaraan umum pada Rabu (28/10/2026) malam. Langkah ini diambil seiring dengan berangsur bubarnya massa aksi demonstrasi dan ditariknya pasukan pengamanan dari lokasi.
Lalu lintas di seputaran Bundaran HI terpantau mulai normal sejak pukul 19.48 WIB. Momen pembukaan jalan ditandai dengan selesainya penyisiran dan dibubarkannya barisan personel kepolisian yang berjaga di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, baik yang menggunakan sepeda motor maupun berjalan kaki.
Sempat Ditutup Total Selama Aksi
Sebelumnya, sepanjang berlangsungnya unjuk rasa, kepolisian sempat menutup total sejumlah akses utama demi pengamanan, di antaranya Jalan Imam Bonjol dan Jalan Jenderal Sudirman.
Sementara itu, untuk ruas Jalan Saleh Ishak (arah Mal Grand Indonesia) serta Jalan MH Thamrin, akses kendaraan memang ditutup rapat namun masih disisakan celah terbatas bagi pejalan kaki. Kini, keempat ruas jalan vital tersebut sudah dapat dilintasi kendaraan secara normal di kedua arah.
Faktor Hujan Deras Jadi Pemicu Massa Membubar
Proses pemulihan kawasan Bundaran HI ini tak lepas dari faktor cuaca. Pergerakan pembubaran massa aksi mulai terlihat sekitar pukul 18.45 WIB saat gerimis mulai mengguyur kawasan pusat kota. Meski awalnya sebagian peserta aksi memilih bertahan, intensitas hujan yang kian deras sekitar pukul 19.00 WIB memaksa mereka berpencar mencari tempat berteduh.
Hujan yang tak kunjung reda akhirnya membuat para demonstran memutuskan untuk pulang dan menyudahi aksi. Saat curahan hujan mulai mereda sekitar pukul 19.45 WIB, area sekitar Bundaran HI sudah tampak sengang dari kerumunan massa.
Tak lama setelah situasi dipastikan kondusif, barisan pengamanan polisi secara bertahap mulai meninggalkan lokasi Jalan Jenderal Sudirman. Meski sempat diiringi riuh teriakan dari sisa-sisa peserta aksi yang masih berada di lokasi, proses pembubaran berjalan aman hingga arus kendaraan kembali mengalir lancar.