MALUKU UTARA — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan realisasi investasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, telah menembus lebih dari USD20 miliar. Investasi tersebut juga telah menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja.
Prabowo menyampaikan hal itu saat menghadiri peresmian groundbreaking dan komersialisasi 11 ekosistem hilirisasi nikel serta ekspor perdana baterai kendaraan listrik di kawasan IWIP.
Menurut Prabowo, nilai investasi di kawasan tersebut masih berpotensi bertambah. Pemerintah mencatat adanya rencana tambahan investasi senilai USD7 miliar dalam pengembangan IWIP ke depan.
“Menteri Investasi telah menyampaikan bahwa realisasi investasi di kawasan IWIP (Indonesia Weda Bay Industrial Park) telah mencapai sekitar 20 miliar dolar lebih, dengan rencana pengembangan investasi sebesar 7 miliar dolar Amerika di saat-saat yang mendatang,” katanya.
Selain nilai investasi, Prabowo menyoroti dampak pembangunan kawasan industri tersebut terhadap penyerapan tenaga kerja. Sejak IWIP dikembangkan, lebih dari 100 ribu orang telah terserap sebagai pekerja.
“Sejak pengembangan kawasan ini, penyerapan tenaga kerja dilaporkan telah mencapai lebih dari 100 ribu orang,” ujarnya.
Prabowo kemudian mengaitkan perkembangan IWIP dengan berbagai prediksi pesimistis mengenai kondisi perekonomian Indonesia. Ia mengatakan, gambaran yang dilihatnya secara langsung di kawasan industri tersebut justru menunjukkan kondisi yang berbeda.
“Mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, Indonesia akan kolaps tiap bulan diramalkan kita akan kolaps tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah,” ungkapnya.
Keyakinan tersebut, lanjut Prabowo, semakin kuat setelah melihat langsung aktivitas para pekerja di kawasan IWIP. Ia menyebut para karyawan menyambut kedatangannya dengan penuh semangat.
“Tadi saya disambut oleh para karyawan dengan semangat dan tampangnya semua cerah. Saya tidak melihat yang tidak cerah hari ini, cerah sekali,” ujarnya.
Di sisi lain, Prabowo memberikan apresiasi terhadap manajemen perusahaan di kawasan IWIP. Ia menilai pembinaan terhadap masyarakat di sekitar kawasan industri merupakan langkah positif yang perlu dipertahankan.
“Saya melihat pembinaan Saudara-saudara terhadap rakyat di sekitar sini sangat baik, dan ini patut kita dukung dan patut kita teruskan,” katanya.
Prabowo berharap perkembangan investasi dan industri di IWIP tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia sekaligus mengingatkan perusahaan agar pembangunan kawasan industri tetap berjalan dengan memperhatikan lingkungan dan keselamatan. Kualitas air dan udara, termasuk pengelolaan limbah, menurutnya harus menjadi perhatian.
“Saya juga percaya Saudara akan menjaga lingkungan, akan menjaga keselamatan, dan juga kita akan mempertahankan kualitas dari air dan udara kita. Perhatikan pengelolaan limbah dengan baik,” tegasnya.
Prabowo menegaskan pembangunan kawasan industri dan investasi merupakan bagian dari proses panjang pembangunan Indonesia. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan.
Ia juga menegaskan pemerintah menghormati pembangunan yang telah dilakukan oleh para pemimpin sebelumnya. Menurutnya, proses tersebut akan terus dilanjutkan untuk mendorong kemajuan ekonomi Indonesia.