JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah berkomitmen memastikan masyarakat di wilayah terpencil tetap memperoleh akses dan kualitas hidup yang layak.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan pembangunan jembatan serta sumber air bersih hasil kontribusi TNI dan Polri, Kamis (13/8/2026).
“Kita baru mengerti dan kita harus selalu mengerti bahwa negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil. Rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar, harus menikmati kualitas hidup yang baik,” kata Prabowo.
Presiden menilai pembangunan infrastruktur dasar di daerah sulit dijangkau merupakan bagian penting dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Prabowo juga memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri atas kontribusinya membangun ribuan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Sebanyak 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air bersih dibangun melalui kontribusi TNI dan Polri untuk memperluas akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar.
Dari total tersebut, Polri membangun 895 jembatan yang menghubungkan 1.314 desa dan diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 2 juta warga.
Keseluruhan jembatan yang dibangun Polri tersebut memiliki panjang sekitar 19,2 kilometer dan tersebar di sejumlah daerah dengan tantangan akses yang beragam.
Menurut Prabowo, pembangunan tersebut mencerminkan semangat gotong royong sekaligus bentuk pengabdian aparat kepada masyarakat.
“Saudara-saudara adalah tentaranya rakyat, polisinya rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberi yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya saudara juga akan kembali kepada rakyat,” tutur Prabowo.
Presiden menekankan bahwa keberadaan TNI dan Polri tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan serta keamanan, tetapi juga pengabdian sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pembangunan jembatan dan fasilitas air bersih dinilai menjadi bukti bahwa kolaborasi antarlembaga dapat membuka akses bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur.
Prabowo kembali menegaskan bahwa orientasi utama pembangunan tersebut adalah memberikan pelayanan dan manfaat nyata bagi rakyat hingga wilayah yang paling sulit dijangkau.
“Hari ini saudara lihat bukti sekali lagi bahwa tentara Indonesia, TNI dan Kepolisian Indonesia tidak ada cita-cita lain, tidak ada kehendak lain. Kecuali berbakti untuk rakyatnya, berbakti untuk negaranya,” demikian Prabowo Subianto.***



