JAKARTA – Juventus akhirnya mengalihkan buruan kiper setelah gagal membawa Alisson Becker dari Liverpool ke Turin pada bursa transfer musim panas 2026.
Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengakui Alisson dan Emiliano Martinez sempat menjadi kandidat utama untuk memperkuat posisi penjaga gawang.
Namun, situasi transfer membuat Juventus memilih Guglielmo Vicario yang segera bergabung dari Tottenham dengan status pinjaman.
Spalletti menjelaskan bahwa pengalaman menjadi pertimbangan penting dalam menentukan kiper baru Juventus untuk menghadapi musim 2026/27.
“Kami mungkin berpikir bahwa sosok yang lebih berpengalaman seperti Alisson, Martinez dan lainnya bisa memberikan sesuatu yang lebih.”
“Tetapi Vicario juga pernah memenangkan turnamen dan memiliki pengalaman bermain di klub penting di luar negeri, jadi levelnya sama,” ungkapnya seperti dikutip Liverpool.com, Selasa (18/8/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas bahwa Alisson memang termasuk prioritas Juventus, meski negosiasi dengan Liverpool akhirnya tidak menghasilkan kesepakatan.
Sebelumnya, Juventus juga sempat mengejar Emiliano Martinez, tetapi rencana tersebut kandas setelah negosiasi dengan Aston Villa tidak berlanjut.
Juventus kemudian bergerak cepat mengamankan Vicario yang kehilangan posisi utama di Tottenham setelah munculnya Antonin Kinsky sebagai pilihan di bawah mistar.
Kesepakatan Vicario disebut berupa pinjaman awal dengan opsi pembelian sekitar £8,6 juta atau sekitar Rp209 miliar berdasarkan kurs pasar yang digunakan saat ini.
Sementara itu, Alisson masih menjadi bagian penting Liverpool meski kontraknya hanya berlaku hingga 30 Juni 2027.
Situasi kontrak tersebut sempat membuka peluang bagi Juventus karena Alisson dikabarkan tertarik dengan kemungkinan kontrak jangka panjang di Turin.
Laporan sebelumnya bahkan menyebut Alisson telah menyepakati persyaratan pribadi dengan Juventus untuk kontrak hingga 2029.
Kesepakatan tersebut dilaporkan bernilai €5 juta per tahun atau sekitar Rp104 miliar jika dikonversi dengan kurs pasar terkini.
Namun, persetujuan pribadi belum cukup karena Juventus tetap membutuhkan lampu hijau Liverpool untuk menyelesaikan transfer penjaga gawang asal Brasil tersebut.
Liverpool memilih mempertahankan Alisson karena pengalaman dan kepemimpinannya masih dianggap penting bagi skuad yang mengalami sejumlah perubahan besar.
Alisson juga masih berstatus sebagai pilihan utama ketika berada dalam kondisi fit, sehingga Liverpool tidak mudah melepasnya menjelang musim baru.
Kiper berusia 33 tahun itu bahkan kembali mengikuti persiapan pramusim Liverpool dan tampil dalam kemenangan 2-0 atas Como di Anfield.
Liverpool kini bersiap menjalani pertandingan pertama Premier League 2026/27 melawan Newcastle United pada Minggu, 23 Agustus.
Pertandingan tersebut juga menjadi debut kompetitif Andoni Iraola sebagai pelatih baru Liverpool setelah menggantikan Arne Slot.
Dengan kondisi itu, peluang Alisson meninggalkan Anfield pada musim panas ini praktis tertutup, sedangkan masa depannya kembali menjadi perhatian menjelang tahun terakhir kontraknya.
Jika tidak memperpanjang kontrak, Alisson akan memasuki enam bulan terakhir masa kerja pada Januari 2027 dan secara aturan dapat bernegosiasi dengan klub luar Inggris untuk kepindahan berikutnya.
Juventus pun kini harus melanjutkan proyek pembangunan skuad bersama Vicario sambil meninggalkan ambisi merekrut salah satu kiper paling berpengalaman di Premier League.***




