JAKARTA – Chelsea membuat kejutan di bursa transfer dengan menaikkan banderol Pedro Neto hingga mendekati £100 juta atau sekitar Rp2,45 triliun.
Angka tersebut jauh melampaui biaya sekitar £54 juta atau Rp1,32 triliun yang dikeluarkan Chelsea saat merekrut Neto dari Wolverhampton Wanderers pada 2024.
Pemain asal Portugal itu kini menjadi salah satu nama yang paling ramai diperbincangkan menjelang penutupan bursa transfer musim panas.
Menurut laporan Daily Mail, Chelsea telah menyampaikan kepada klub-klub peminat bahwa mereka hanya mempertimbangkan penjualan Neto dengan nilai mendekati £100 juta.
Kenaikan harga tersebut disebut berkaitan dengan perubahan kondisi pasar serta tingginya nilai sejumlah pemain sayap di bursa transfer.
Chelsea menjadikan kesepakatan Real Madrid untuk Yan Diomande yang dapat mencapai £120 juta atau sekitar Rp2,94 triliun sebagai salah satu pembanding.
Situasi serupa juga terlihat pada Bradley Barcola milik Paris Saint-Germain yang turut menjadi incaran Liverpool dengan nilai pasar sangat tinggi.
Di tengah persaingan klub-klub Eropa, Al-Hilal justru menjadi pihak yang bergerak paling agresif untuk mendapatkan Neto.
Klub asal Riyadh tersebut dilaporkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Neto, meski belum ada kesepakatan mengenai biaya transfer dengan Chelsea.
Al-Hilal disebut menyiapkan tawaran sekitar €60 juta atau kurang lebih Rp1,26 triliun berdasarkan kurs terkini.
Nilai tersebut masih terpaut sangat jauh dari permintaan Chelsea yang berada di kisaran Rp2,45 triliun.
Perwakilan Neto hingga kini belum memberikan pernyataan resmi mengenai kabar kepindahan sang pemain ke Arab Saudi.
Jika transfer benar-benar terjadi, Chelsea harus bergerak cepat karena waktu yang tersedia untuk mencari pengganti Neto semakin terbatas.
Manchester City dan Arsenal menjadi dua klub Premier League yang berpotensi paling kecewa dengan perkembangan tersebut.
Kedua klub itu telah memantau situasi Neto dalam beberapa bulan terakhir untuk memperkuat sektor sayap masing-masing.
Manchester City bahkan disebut ingin mempertemukan kembali Neto dengan Enzo Maresca yang sebelumnya bekerja dengannya.
Maresca dikabarkan melihat Neto sebagai salah satu pemain penting untuk menambah kecepatan serta kreativitas lini depan.
Arsenal juga membutuhkan tambahan opsi di sektor sayap, tetapi harga yang dipatok Chelsea berpotensi membuat The Gunners mengubah prioritas transfer.
Klub London Utara tersebut kini disebut lebih fokus memperkuat sektor pertahanan daripada memenuhi tuntutan harga Chelsea untuk Neto.
Kekuatan finansial klub-klub Arab Saudi kembali menjadi faktor yang mampu mengubah peta persaingan transfer pemain top Eropa.
Sementara masa depan Neto menjadi tanda tanya, sang winger tetap mendapat kesempatan tampil dalam pertandingan pramusim terakhir Chelsea menghadapi Real Sociedad.
Neto tampil ketika Chelsea mengalahkan Real Sociedad dengan skor 3-1 dalam laga persiapan terakhir sebelum kompetisi resmi dimulai.
Pelatih Chelsea Xabi Alonso berusaha mengesampingkan spekulasi transfer dan memusatkan perhatian pada persiapan menghadapi Fulham.
Setelah pertandingan tersebut, Alonso mengatakan: “Itu adalah pertandingan persiapan terakhir yang sangat bagus.”
“Bagi beberapa pemain, itu merupakan pertandingan pertama dan terakhir mereka. Bagi kami, ada beberapa hal bagus dan beberapa hal yang masih bisa diperbaiki.”
“Hal itu normal pada tahap ini bagi beberapa pemain. Sangat menyenangkan bisa memiliki seluruh tim bersama.”
Chelsea kini harus menentukan apakah mempertahankan Neto atau menerima tawaran besar dari klub peminat sebelum jendela transfer ditutup.
Selain Neto, Chelsea juga menghadapi ketertarikan terhadap Tosin Adarabioyo dalam periode transfer yang semakin mendekati batas akhir.
The Blues juga disebut menetapkan harga sekitar £65 juta atau sekitar Rp1,59 triliun untuk striker Nicolas Jackson.
Perkembangan tersebut menunjukkan Chelsea masih aktif menata komposisi skuad sekaligus menjaga keseimbangan keuangan klub.***




