Calon kuat juara dunia MotoGP 2026, Jorge Martin, memberikan pernyataan pertamanya usai mengalami kecelakaan mengerikan pada sesi Sprint Race GP Australia di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (24/10/2026).
Pembalap andalan Aprilia Racing tersebut mengonfirmasi akan segera bertolak ke Melbourne untuk menjalani pemeriksaan medis intensif pada pergelangan tangan kanannya yang mengalami patah tulang.
Kecelakaan tragis itu terjadi pada lap ke-8 di Tikungan 8 yang berkecepatan tinggi. Martin yang sedang bersaing sengit memperebutkan posisi terdepan melawan Marc Marquez mendadak kehilangan kendali atas motor Aprilia RS-GP miliknya, hingga berguling hebat di atas area gravel.
Diagnosis Medis: Patah Tulang dan Dinyatakan Unfit
Akibat kerasnya benturan, Martin harus ditandu keluar lintasan oleh tim medis sirkuit. Hasil pemeriksaan sinar-X di Medical Centre mengonfirmasi diagnosis yang sangat memukul peluang juara dunianya.
“Jorge Martin dirujuk ke pusat medis sirkuit usai kecelakaan. Hasil rontgen menunjukkan adanya patah tulang (fracture) pada radius kanan dan dugaan patah tulang ulna kanan bagian distal. Martin dinyatakan tidak fit (unfit) untuk balapan utama besok,” bunyi pernyataan resmi tim Aprilia.
Pernyataan Perdana Martin: “Yang Penting Saya Masih Selamat”
Saat menemui awak media sebelum bertolak ke Melbourne, pembalap asal Spanyol itu mencoba tetap tenang. Kendati harus merelakan balapan utama hari Minggu, Martin bersyukur mampu selamat dari dampak kecelakaan yang sangat membahayakan nyawa tersebut.
“Saya selamat, saya masih hidup… itu hal yang paling penting saat ini. Saya bersyukur tidak ada hal yang lebih fatal. Tampaknya ini hanya patah tulang kecil, jadi saya tetap lega,” ujar Martin.
Namun, ketika ditanya mengenai dampak cedera tersebut terhadap peta persaingan gelar juara dunia 2026, Martin enggan berspekulasi lebih jauh.
“Sangat disayangkan kecelakaan itu terjadi, dampaknya cukup buruk. Yang terpenting kondisi saya stabil usai insiden yang sangat berbahaya. Sekarang saya menuju Melbourne untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan menentukan langkah pemulihan dalam beberapa hari ke depan,” tambahnya.
Ancaman bagi Peta Perburuan Gelar Juara Dunia
Absennya Martin di Phillip Island menjadi pukulan telak dalam penentuan gelar juara dunia MotoGP 2026. Sebelum sesi Sprint, Martin memimpin klasemen dengan keunggulan tipis dua poin atas Marc Marquez (Ducati).
Kemenangan Marquez di sesi Sprint secara otomatis melemparkan posisi Martin ke peringkat kedua, dengan selisih 10 poin.
Kondisi cedera ini makin mengancam posisi Martin mengingat GP Australia merupakan pembuka dari rangkaian tiga balapan beruntun (triple-header) bersama GP Malaysia dan GP Qatar. Dengan jeda waktu yang sangat sempit, kecil kemungkinan bagi pembalap Aprilia tersebut untuk dapat kembali membalap pada akhir pekan depan di Sepang.