JAKARTA – Sorana Cirstea menciptakan salah satu kejutan terbesar di turnamen WTA 1000 Roma usai menumbangkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka dalam duel dramatis tiga set pada babak ketiga Internazionali BNL d’Italia, Sabtu (9/5/2026) waktu setempat.
Petenis asal Rumania berusia 36 tahun itu bangkit setelah tertinggal satu set untuk mengunci kemenangan dengan skor 2-6, 6-3, 7-5 dalam laga yang berlangsung selama lebih dari dua jam.
Cirstea yang kini menempati peringkat 27 dunia sempat berada di posisi tertekan saat tertinggal 6-2, 2-0 sebelum akhirnya membalikkan keadaan secara impresif.
Kemenangan ini menjadi pencapaian terbesar dalam kariernya karena untuk pertama kalinya ia mampu mengalahkan petenis peringkat satu dunia.
Dalam pernyataannya usai pertandingan, Cirstea mengaku tidak menyadari bahwa kemenangan tersebut adalah yang pertama atas pemain nomor satu dunia sepanjang kariernya.
Ia menegaskan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras yang konsisten selama bertahun-tahun di level tertinggi.
“Saya merasa kerja keras saya akhirnya terbayar, dan untuk mengalahkan pemain nomor satu dunia, Anda harus benar-benar merebut setiap poin,” ujar Cirstea dikutip dari Tennis Temple, Senin.
Cirstea juga menyoroti peningkatan performanya sepanjang musim 2026 yang diwarnai sejumlah pertandingan ketat melawan pemain elite.
Ia mencontohkan laga melawan Coco Gauff di Madrid dan Mirra Andreeva di Linz yang menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing di level tertinggi meski belum selalu menang.
Menurutnya, kekalahan-kekalahan tersebut justru menjadi pelajaran penting dalam meningkatkan keberanian dan pengambilan risiko di momen krusial.
Dalam laga melawan Sabalenka, ia memilih bermain agresif dan tidak hanya bertahan, sebuah strategi yang terbukti efektif menghadapi pemain papan atas.
Cirstea menekankan bahwa melawan petenis terbaik dunia membutuhkan keberanian untuk merebut poin, bukan sekadar menunggu kesalahan lawan.
Kemenangan ini juga mempertegas konsistensinya sepanjang musim, termasuk gelar juara yang ia raih di Cluj di hadapan publik sendiri.
Meski sempat menyatakan akan pensiun pada akhir 2026, Cirstea membuka peluang untuk memperpanjang karier jika performanya terus meningkat.
Ia mengaku saat ini berada dalam kondisi mental yang baik dan masih menikmati setiap momen di lapangan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa fokus utamanya tetap menjalani turnamen demi turnamen tanpa terbebani rencana jangka panjang.
Selanjutnya, Cirstea akan menghadapi Linda Noskova di babak 16 besar dalam pertemuan keempat mereka musim ini.***