Amarah para pendukung Rio Lahskart di platform X akhirnya berujung pada kenyataan pahit. Arini, Ketua Fanbase Glorious, secara jantan namun memilukan merilis video permintaan maaf dan mengakui telah menggelapkan dana voting massal senilai ratusan juta rupiah (tiga digit) demi kepentingan pribadinya bersama sang suami.
Modus Memanfaatkan Celah “Patungan Murah”
Dalam dunia fandom, sistem patungan dana voting massal adalah hal yang lumrah. Penggemar mengumpulkan uang recehan demi bisa membeli paket vote besar seharga Rp14,9 juta di aplikasi resmi, karena jatuhnya jauh lebih murah dibanding membeli paket eceran.
Nahas, antusiasme luar biasa dari para donatur—termasuk desainer kondang Ivan Gunawan yang menggelontorkan dana besar—justru dijadikan ladang duit pribadi oleh Arini. Dana yang seharusnya dikonversi menjadi jutaan suara untuk menyelamatkan Rio, justru menguap begitu saja.
Ivan Gunawan sejak awal sudah mencium aroma busuk ini ketika Rio dinyatakan gugur di babak Top 3 akibat kalah suara. “Dalam perhitungan saya enggak mungkin kita kalah vote… Karena uang vote harusnya ada…. APAKAH dipakai buat VOTE beneran??????” tulis Ivan Gunawan berang di kolom komentar.
Pengakuan Dosa dan Pengunduran Diri Arini
Sadar posisinya sudah tersudut setelah akun @ahbersin memviralkan kronologinya di X, Arini akhirnya muncul ke publik lewat sebuah video klarifikasi yang diunggah di akun IG official fanbase Rio @glorious_offcl. Dengan wajah lesu, ia mengakui seluruh perbuatannya dan menegaskan bahwa tim admin Glorious yang lain sama sekali tidak terlibat.
“Melalui video ini, saya akan menjelaskan bahwa benar saya, Selaku, Ketua Fanbase, melakukan pilihan dana voting saat Rio berkompetisi di Indonesian Idol. Kesalahan ini saya lakukan dengan kesadaran penuh untuk kepentingan pribadi saya, sehingga merugikan banyak pihak. Dan akibat hal yang saya lakukan, banyak pembicaraan yang mengatakan pun saya terlibat. Namun, saya tegaskan bahwa hanya saya yang melakukan hal tersebut,” Ujar Arini.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Arini menyatakan mundur dari jabatannya dan berjanji tidak akan pernah lagi menginjakkan kaki di dunia fanbase mana pun. Ia juga berkomitmen untuk mengganti seluruh kerugian uang yang telah ia pakai berdasarkan perhitungan tim internal.
“Dengan ini, saya menyatakan bahwa saya mengundurkan diri dari jabatan Ketua Fanbase dan saya juga tidak akan terlibat dalam kepengurusan Fanbase manapun, baik Glorious ataupun Fanbase Idol, yang akan datang. Video ini sebagai jawaban bahwa saya bersalah dan semua kerugian akan saya ganti melalui perhitungan yang sudah divalidasi oleh internal Tim Glorious,” lanjutnya lagi.
Bagaimana tanggapan Rio? Penyanyi asal Mojokerto tersebut dikabarkan sudah mengetahui borok adminnya setelah isi obrolan pribadinya dengan salah satu penggemar bocor ke publik. Hebatnya, meski langkahnya menuju juara dijegal oleh orang kepercayaannya sendiri, Rio memilih berjiwa besar. Ia dengan ikhlas menerima hasil kompetisi dan tidak ingin memperpanjang kegaduhan.