BANGKOK — Persib Bandung tak datang ke ASEAN Club Championship sekadar untuk meramaikan persaingan. Kapten Maung Bandung, Mark Klok, membawa misi lebih besar: mengubah dominasi di kompetisi domestik menjadi kekuatan di Asia Tenggara.
Langkah pertama menuju ambisi tersebut langsung menghadirkan ujian berat. Persib harus bertandang ke markas Port FC pada laga pembuka Grup B ASEAN Club Championship di PAT Stadium, Bangkok, Kamis (8/10/2026) malam WIB.
Klok menegaskan, keberhasilan Persib menguasai kompetisi domestik dalam beberapa musim terakhir harus menjadi pijakan untuk berbicara lebih jauh di level regional.
“Bagi klub dan Indonesia, selalu menyenangkan bertanding di kancah internasional untuk mewakili negara dan klub. Di tingkat domestik kami telah mendominasi dalam beberapa tahun terakhir, dan sekarang saatnya mendominasi di Asia Tenggara,” ujar Klok.
Pernyataan tersebut memperlihatkan target Persib di kompetisi regional. Setelah mempertahankan gelar juara Indonesia Super League musim 2025/2026, Maung Bandung kini ingin menguji kekuatannya menghadapi klub-klub dari negara lain di Asia Tenggara.
Bagi Klok, pertandingan internasional juga memiliki arti tersendiri. Membawa nama Persib sekaligus Indonesia menjadi tambahan motivasi bagi pemain untuk tampil maksimal di lapangan.
Namun, ambisi besar itu harus melewati hadangan Port FC lebih dulu. Wakil Thailand tersebut bukan lawan sembarangan. Port Lions datang dengan status runner-up Liga Thailand sekaligus juara bertahan Piala Liga Thailand musim lalu.
Persib juga dibayangi catatan pertemuan yang kurang menguntungkan. Dari tiga bentrokan sebelumnya, Maung Bandung belum pernah mencatat kemenangan atas Port FC.
Dua pertandingan berakhir dengan kekalahan untuk Persib, sementara satu laga lainnya berkesudahan imbang.
Situasi tersebut membuat laga di PAT Stadium menjadi ujian serius bagi Persib. Mereka bukan hanya dituntut membuka perjalanan di ASEAN Club Championship dengan hasil positif, tetapi juga harus mematahkan catatan buruk saat menghadapi Port FC.
Di sisi lain, Persib membawa kepercayaan diri setelah kembali menjadi penguasa sepak bola nasional. Dominasi di kompetisi domestik kini mendapat tantangan baru ketika Maung Bandung harus berhadapan dengan kekuatan dari Thailand.
Duel ini pun menjadi panggung pembuktian bagi Persib. Apakah dominasi yang selama ini mereka tunjukkan di Indonesia mampu dibawa ke level Asia Tenggara?
Jawabannya akan mulai terlihat saat Maung Bandung meladeni Port FC di Bangkok. Jika mampu melewati ujian perdana tersebut, langkah Persib menuju ambisi menguasai Asia Tenggara akan terbuka lebih lebar.